AKTUALITA.CO.ID _ Penetapan Bunda PAUD kecamatan se- Kabupaten Bogor, Siti Chomzah Asmawa minta seluruh PAUD di Kabupaten Bogor untuk tidak memaksakan anak didiknya bisa baca, tulis, dan hitung (Calistung). Kamis (11/7/24).
Siti Chomzah mengatakan, di tengah masyarakat masih ditemukan ketika memasukan anaknya di PAUD, mereka mengharapkan anaknya sudah bisa membaca menulis dan berhitung. Padahal tujuan anak-anak sekolah di PAUD bukanlah demikian, melainkan lebih kepada penanaman nilai moral, etika, fisik, motorik dan lain sebagainya, bukan kemampuan membaca menulis dan berhitung.

“ Bunda PAUD Kecamatan harus mengawal bagaimana PAUD bisa menjadi transisi pendidikan menuju sekolah dasar yang menyenangkan bagi anak-anak. Bagaimana anak-anak masuk PAUD tidak terbebani dengan keharusan bisa baca tulis dan berhitung.,” ungkapnya kepada Aktualita.co.id.
Siti berharap Bunda PAUD Kecamatan bisa mengawal kegiatan PAUD di wilayahnya masing-masing, untuk memastikan tidak adanya pemaksaan kepada peserta didik tentang kemampuan calistung. Kemudian juga memberikan pemahaman kepada orangtua tentang hal tersebut. Ia menyebut, targetnya dalam peningkatan PAUD berkualitas yaitu, jumlah anak usia 5-6 tahun yang berpartisipasi dalam PAUD harus lebih meningkat sehingga angka partisipasi PAUD meningkat. Proporsi jumlah satuan PAUD yang mendapatkan minimal akreditasi ‘B’, lebih banyak lagi.
“ Kita harus mendorong agar satuan PAUD itu bisa terakreditasi ‘A’ semua. Peningkatan persentase guru PAUD yang memiliki kompetensi dan kualifikasi S1 atau D IV dan tentunya dibarengi kesejahteraan guru PAUD. Serta mensosialisasikan lebih masif mengenai Peraturan Bupati tentang Sekolah pra SD,” ungkap Siti Chomzah Asmawa.
Sementara Pj Sekda Suryanto Putra mengatakan, keberadaan Bunda PAUD Kecamatan sangatlah penting, menjadi motor penggerak dalam memberdayakan segenap komponen dan sumber daya yang ada di wilayahnya. Ia berpesan kepada seluruh Bunda PAUD dari tingkat kabupaten sampai dengan desa atau kelurahan agar mensukseskan gerakan nasional PAUD berkualitas.
“Sedangkan untuk seluruh pengurus Pokja Bunda PAUD, harus menjadi support system bagi Bunda PAUD dalam merumuskan, melaksanakan, monitoring dan evaluasi serta melakukan pelaporan pelaksanaan program kerja Bunda PAUD,” ujar Suryanto.
*Rezza/Ns









