AKTUALITA.CO.ID – Sekolah Sepak Bola (SSB) Atep Seven Cianjur tampil gemilang dalam turnamen sepak bola usia dini Posilet Cup 2025 yang digelar di Lapangan PT IPI, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Dalam turnamen tersebut, SSB Atep Seven berhasil memborong sejumlah penghargaan prestisius.
Tim asuhan Pian Sopian ini sukses meraih posisi sebagai juara dua dalam turnamen tersebut. Tak hanya itu, dua pemainnya juga mencuri perhatian. Ananda Nabil dinobatkan sebagai Top Skor Posilet Cup 2025, sementara posisi Kiper Terbaik diraih oleh Ananda Rizki.
Rasa bangga dan bahagia terlihat jelas dari seluruh tim dan pelatih. “Untuk hari ini anak-anak luar biasa. Di final, kita menempati posisi juara kedua. Alhamdulillah, walau dengan kondisi kelelahan dan fisik yang terkuras, ini adalah hasil maksimal yang bisa ditampilkan anak-anak asuh kita,” ujar Crew SSB Atep Seven Cianjur, Pian Sopian, kepada aktualita.co.id, Minggu (25/5/2025).
“Event seperti ini penting untuk menambah jam terbang anak-anak. Di SSB Atep Seven, kami mendidik sesuai usia pendidikan mereka, dengan harapan mereka bisa menjadi pemain profesional yang baik secara teknik dan mental,” lanjutnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara. Serta panitia yang sudah memfasilitasi kegiaatan ini. “Kami ucapkan sukses selalu untuk Posilet dan Bapak Acang sebagai penyelenggara. Semoga event-event seperti ini terus berkembang ke depannya,” ucapnya.
Sementara itu, penyelenggara Posilet Cup 2025 Acang Suryana turut memberikan apresiasi atas prestasi SSB Atep Seven Cianjur. “Selamat kepada SSB Atep Seven Cianjur yang telah menurunkan anak-anak usia dini dan berhasil meraih banyak penghargaan. Ini bukan sekadar turnamen, ini juga ajang pembinaan. Kita bisa melihat bakat-bakat muda dari berbagai wilayah yang kelak bisa menjadi pemain profesional,” kata Acang.
Ia juga memberikan semangat kepada seluruh peserta. “Jangan patah semangat, apapun hasilnya hari ini, kita harus terus berjuang. Semua anak tampil baik, dan kami berharap banyak dari mereka bisa menjadi pemain nasional,” harapnya.
“Kami penyelenggara dan panitia mengucapkan permohonan maaf jika selama penyelenggaraan turnamen masih terdapat kekurangan,” tutupnya.









