AKTUALITA.CO.ID – Pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor digelar secara tertutup di Pendopo Bupati Bogor, Kamis (26/6/25).
Pelantikan yang seharusnya menjadi proses terbuka dan akuntabel ini justru berlangsung tanpa akses informasi, bahkan tertutup bagi awak media.
Pantauan di lokasi, gerbang besi Pendopo Bupati dijaga ketat oleh beberapa petugas. Tidak terlihat adanya daftar undangan, papan nama pejabat yang dilantik, atau suasana yang mencerminkan pelantikan resmi. Suasana hening tanpa sambutan maupun tepuk tangan menambah kesan eksklusif dan tertutup.
Salah seorang petugas yang berjaga di lokasi bahkan menolak memberi akses kepada wartawan. “Nanti aja, nanti dipanggil kalau udah selesai. Sekarang nggak boleh masuk,” ucapnya singkat tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Minimnya transparansi dalam proses pelantikan pejabat publik ini menimbulkan pertanyaan besar dari masyarakat, terutama soal komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap prinsip keterbukaan informasi publik. Padahal, pelantikan pejabat adalah bagian dari agenda penting yang menyangkut pelayanan publik dan penggunaan anggaran negara.
Praktik semacam ini memicu kritik dari sejumlah pihak yang menilai bahwa tata kelola pemerintahan seharusnya dijalankan secara terbuka, akuntabel, dan dapat diawasi oleh publik. Pelantikan secara tertutup justru berpotensi menimbulkan spekulasi negatif, termasuk dugaan adanya praktik tidak sehat dalam proses pengangkatan pejabat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Bogor mengenai siapa saja yang dilantik serta alasan pelantikan dilakukan secara tertutup.
(Pandu)









