AKTUALITA.CO.ID – Selain infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, unsur Pendidikan menjadi salah satu program utama di dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa Limusnunggal, Galih Rakasiwi ketika Pelaksana Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar di Aula Desa Limusnunggal, Kamis, ( 04/09/25).
“Unsur pendidikan masih masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Limusnunggal, yang dimana kita masih akan alokasikan anggaran untuk sekolah Paket A, B dan C untuk warga yang tidak mampu dan putus sekolah,” tutur Galih Rakasiwi Kepada Aktualita.
Masih ia menambahkan, progam bantuan untuk anak putus sekolah karena terkendala biaya dan untuk warga yang tidak mampu sudah direalisasikan semenjak tahun 2022 lalu hingga tahun 2025.
“Ini adalah keinginan kami dari Pemerintah Desa Limusnunggal terkait pendidikan. Saya tidak ingin ada warga saya yang tidak lulus sekolah karena terkendala biaya, maka dari itu progam tersebut masih salah satu bagian yang utama kami di Tahun Anggaran (TA) 2026,” ucapnya.
Sementara, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nacep Inong menyambut baik program untuk membantu warga Desa Limusnunggal yang putus sekolah.
“Memang Pemerintah Desa sudah merealisasikan program ini dari beberapa tahun lalu dan saya sangat mendukung,” katanya.
Masih ia menyampaikan, sudah hampir 100 warga Desa Limusnunggal yang putus sekolah karena terkendala biaya yang sudah terbantu oleh program tersebut.
“Kita sekolahkan kembali melalui sekolah paket A, B dan C. Semoga terus bisa direalisasikan dari tahun ke tahun,” pungkasnya.
(Deni Dawer)









