AKTUALITA.CO.ID – Di sudut kota yang mulai ramai dengan berbagai kafe modern, ada satu tempat yang menawarkan lebih dari sekadar kopi dan makanan lezat. Hikari Café, yang berarti “cahaya” dalam bahasa Jepang, hadir membawa semangat baru: menjadi ruang rasa, ide, dan kolaborasi bagi siapa pun yang datang.
Dibuka pertama kali pada Mei 2024 dengan nama Simple Coffee Café, tempat ini mengalami transformasi besar pada Agustus 2025. Nama dan konsep barunya bukan hanya perubahan tampilan, tetapi juga perwujudan visi sang pemilik untuk menghadirkan kafe yang tidak sekadar tempat nongkrong, melainkan wadah bertumbuh bersama komunitas.
Berawal dari Peternakan, Lahir Kafe Penuh Makna
Pemilik Hikari Café memulai usahanya dari hal sederhana: keinginan menyalurkan hasil peternakan ayam petelur skala rumah tangga menjadi produk makanan bernilai tambah. Namun di balik itu, ada misi sosial yang lebih besar yakni membantu anak-anak muda berpotensi agar mendapatkan pekerjaan yang layak dan pengalaman di dunia kuliner.
“Saya ingin belajar lebih jauh tentang dunia F&B sekaligus membuka peluang bagi orang lain untuk tumbuh,” ungkapnya.
Filosofi di Balik Nama Hikari
Nama “Hikari” dipilih bukan tanpa alasan. Dalam bahasa Jepang, kata itu berarti cahaya — simbol harapan dan semangat. Dari situlah lahir slogan “Ruang Rasa, Ide, dan Kolaborasi.” Ruang rasa, menjadi tempat berkumpul keluarga, pasangan muda, dan sahabat menikmati suasana hangat. Ide, menjadi sumber inspirasi bagi siapa pun yang datang, bahkan tempat lahirnya gagasan kreatif. Kolaborasi, menjadi rumah bagi berbagai komunitas yang ingin mengadakan kegiatan tanpa biaya sewa, cukup dengan makan dan ngopi di tempat.
“Di sini kami ingin semua orang merasa diterima. Kami membuka ruang bagi siapa pun untuk berbagi,” ujar sang pemilik dengan senyum ramah.
Konsep Warung Kafe yang Ramah Lingkungan
Meski baru di dunia bisnis kuliner, pemilik Hikari Café menegaskan bahwa ia terus belajar dan berkembang. Konsep yang diusung adalah warung kafe hijau dan ramah lingkungan, dengan suasana nyaman, makanan enak, dan harga bersahabat.
Menu andalan yang menjadi ciri khas kafe ini antara lain Leci Tea yang segar, Kopi Gula Aren dengan cita rasa klasik, serta Ayam Bakar Kecap yang menjadi favorit pelanggan.
Bahan-bahan yang digunakan sebagian besar berasal dari sumber lokal, termasuk telur dari peternakan milik sendiri.
“SOP harus dijalankan dengan ketat agar rasa dan kualitas tetap terjaga. Konsistensi itu kunci keberhasilan,” tegasnya.
Hikari Café juga dikenal dengan suasana kerja yang hangat. Sang pemilik lebih memilih membangun tim dengan pendekatan kekeluargaan.
“Prinsip saya, kami tumbuh bersama. Setiap orang harus merasa menjadi bagian dari perjalanan ini,” ujarnya.
Pendekatan personal ini terbukti membuat karyawan betah dan bersemangat. Komunikasi visi dan misi dilakukan dari hati ke hati, menciptakan sinergi yang kuat di antara tim.
Dalam hal promosi, Hikari Café memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk memperkenalkan produk dan suasana kafenya. Namun, kekuatan terbesar justru datang dari komunitas pelanggan dan pemasaran dari mulut ke mulut.
“Media sosial itu penting, tapi hubungan baik dengan pelanggan jauh lebih berharga,” ujarnya.
Meski persaingan bisnis kafe semakin ketat, Hikari Café memilih fokus pada perbaikan layanan dan konsistensi rasa. Dengan pendekatan itu, banyak pelanggan yang kembali karena merasa nyaman, dilayani dengan baik, dan menikmati makanan berkualitas dengan harga terjangkau.
Ke depan pemilik Hikari Café pak Maulana, belum berencana membuka cabang baru. Fokus utama saat ini adalah meningkatkan nilai dan pengalaman pelanggan.
“Kami ingin Hikari menjadi rumah kedua bagi berbagai komunitas, tempat tumbuh bersama dan berbagi inspirasi,” tuturnya.
“Kritik adalah jendela kami untuk terus memperbaiki diri,” ujarnya menutup wawancara. Lebih dari Sekadar Kafe
Hikari Café bukan hanya tempat minum kopi. Ia adalah simbol semangat lokal, kepedulian sosial, dan kolaborasi tanpa batas.
Di tengah hiruk-pikuk kota, kafe ini hadir sebagai ruang hangat yang menyalakan cahaya seperti arti namanya, Hikari: cahaya yang tak pernah padam.









