AKTUALITA.CO.ID – Aktris Acha Septriasa akhirnya buka suara mengenai alasan perceraiannya dengan Vicky Kharisma. Melalui podcast bersama Denny Sumargo, Acha menjelaskan bahwa penyebab utama perpisahan mereka bukan karena pertengkaran, melainkan komunikasi yang perlahan memudar.
Acha dan Vicky diketahui resmi bercerai pada 19 Mei 2025, setelah bertahun-tahun dikenal sebagai pasangan harmonis tanpa gosip miring. Perpisahan tersebut sempat mengejutkan publik karena keduanya tampak selalu akur dan saling mendukung satu sama lain.
Dalam perbincangan tersebut, Acha mengungkap bahwa enam bulan terakhir sebelum menggugat cerai menjadi masa tersulit dalam hidupnya. Ia menyadari bahwa hubungannya dengan sang suami mulai terasa berbeda sejak Juli tahun lalu, setelah ia pulang dari syuting film 55 Hari.
“Sejak saat itu komunikasi mulai hilang. Dari luar terlihat baik-baik saja, tapi sebenarnya kami sudah tidak nyambung lagi,” ungkap Acha dengan tenang.
Meski begitu, Acha menegaskan bahwa tidak ada kebencian ataupun dendam sedikit pun terhadap mantan suaminya. Ia justru memilih untuk mengikhlaskan dan menerima semua yang terjadi sebagai bagian dari takdir.
“Aku sama sekali gak dendam. Aku sudah menerima semua yang Tuhan kehendaki. Cinta itu gak hilang, masih ingin lihat dia bahagia,” ujar aktris berusia 36 tahun itu.
Acha juga menyinggung pentingnya komunikasi dalam sebuah hubungan. Menurutnya, pernikahan hanya bisa bertahan bila dua orang sama-sama ingin memperjuangkannya.
“Hubungan itu gak bisa jalan kalau cuma satu pihak yang berusaha. Komunikasi, kasih, dan kepercayaan itu kunci. Kalau salah satu menghindar dari pembicaraan, hubungan jadi dingin,” jelasnya.
Menariknya, Acha mengaku bahwa selama menikah ia dan Vicky tidak pernah bertengkar hebat. “Kami gak pernah ribut, tapi justru komunikasi yang kurang. Akhirnya malah jadi diam-diaman,” katanya menutup cerita.
Sikap Acha yang tetap tenang dan tidak menyalahkan pihak mana pun menuai banyak pujian dari warganet. Banyak yang menilai Acha menunjukkan kedewasaan dan ketulusan dalam menghadapi perpisahan dengan penuh hormat.









