AKTUALITA.CO.ID – Warga Perumahan Metro Munjul di Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, mendesak pihak pengembang agar segera mengambil langkah konkret terkait persoalan banjir yang berulang kali melanda permukiman mereka sejak dua tahun terakhir.
Ketua Paguyuban 2 Perumahan Metro Munjul, Darma Sofian, mengatakan bahwa setiap hujan deras turun, sedikitnya 20 rumah warga di Blok G, H, I, dan J terdampak dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter.
Banjir ini diduga kuat disebabkan oleh saluran drainase yang terlalu sempit sehingga tidak mampu menampung debit air hujan.
“Warga sangat mengeluhkan kondisi ini. Banjir diduga disebabkan oleh saluran drainase yang terlalu sempit sehingga tidak mampu menampung debit air hujan,” ujar Darma kepada Banteneksplore, Senin (1/12/2025).
Ia menambahkan, pihaknya telah berulang kali mempertanyakan tanggung jawab pengembang terkait penanganan banjir tersebut. Warga berharap ada tindak lanjut nyata agar kejadian serupa tidak terus terulang.
“Perumahan ini baru sekitar dua tahun dihuni, namun sudah sering kebanjiran. Warga di sini semuanya mengeluh,” katanya.
Hal senada disampaikan Saeful Bahri, salah satu warga yang terdampak banjir. Ia mengaku air sempat masuk ke dalam rumahnya dengan ketinggian mencapai sekitar 50 sentimeter.
“Setiap hujan kami selalu waswas. Kondisi ini harus segera ditindaklanjuti oleh pihak pengembang karena sangat merugikan warga,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengembang Perumahan Metro Munjul belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.









