AKTUALITA.CO.ID – Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, melayangkan peringatan keras kepada seluruh perusahaan di wilayahnya untuk mematuhi regulasi pengelolaan limbah. Hal ini menyusul peristiwa kematian massal ribuan ikan di Situ Citongtut yang kini tengah menjadi sorotan tajam Pemerintah Kabupaten Bogor.
Pria yang akrab disapa Eeng ini mengungkapkan, pihaknya telah melaporkan insiden tersebut secara langsung kepada Bupati Bogor. Respons cepat pun diambil dengan menerjunkan tim ahli ke lapangan.
“Pak Bupati sangat konsen terhadap masalah ini. Beliau langsung memerintahkan tim untuk turun melakukan investigasi mendalam,” ujar Eeng kepada SuaraBotim.Com, Selasa (27/1/2026).
Eeng menjelaskan bahwa saat ini proses penyelidikan sedang berlangsung. Tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah mengambil sampel air, sedimentasi lumpur, hingga bangkai ikan untuk diuji di laboratorium.
“Harapan saya, investigasi ini dilakukan secara menyeluruh. Kita harus pastikan penyebabnya. Pihak perusahaan harus taat aturan dan jangan lagi membuang limbah ke saluran yang bermuara ke situ,” tegasnya.
Tak hanya menyasar sektor industri, pihak kecamatan juga berencana melakukan edukasi kepada masyarakat sekitar. Eeng menilai kesadaran warga dalam mengelola sampah dan limbah domestik juga menjadi faktor penting dalam menjaga ekosistem situ.
“Limbah rumah tangga juga akan kita edukasi agar bisa dikurangi. Kita ingin Situ Citongtut kembali aman seperti periode 2023 hingga 2025 lalu,” tambahnya.
Meskipun indikasi pencemaran limbah industri sangat kuat, Eeng meminta semua pihak untuk bersabar menunggu hasil resmi dari laboratorium DLH sebelum mengambil tindakan hukum lebih lanjut.
“Terakhir kejadian serupa pada 2022 dan sudah ditindaklanjuti. Untuk kasus sekarang, kita tunggu data ilmiahnya. Jika terbukti ada pelanggaran, kami mohon ada penegakan hukum sebagaimana mestinya,” pungkasnya.
(Pandu)









