AKTUALITA.CO.ID – Viral di media sosial, seorang pengendara mobil menjadi korban penganiayaan dan perusakan kendaraan, insiden tersebut terjadi di Jalan Alternatif Cibubur-Cileungsi, tepatnya di depan Rumah Makan Payakumbuah, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu dini hari (17/05/26).
Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby Kartika Putra menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat korban mengendarai mobil AION Y Plus warna hitam bernomor polisi B-1270-TCO di Jalan Alternatif Cibubur, wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, sekitar pukul 00.33 WIB.
Saat itu, kata Kompol Robby, korban melihat sebuah mobil BYD ATTO 1 warna kuning stabilo keluar dari Jalan Masjid At-Taqwa dan langsung mengambil jalur tengah secara tiba-tiba.
“Korban melihat kendaraan BYD ATTO 1 warna kuning stabilo keluar dari Jalan Masjid At-Taqwa dan langsung mengambil jalur tengah. Karena kaget, korban membunyikan klakson panjang satu kali,” ujarnya, Selasa (19/05/26).
“Meski kaget, korban melanjutkan perjalanan. Namun, saat memasuki wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, kendaraan pelaku diduga mulai memepet mobil korban,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, Ketegangan memuncak ketika kendaraan korban dihentikan di depan Rumah Makan Payakumbuah. Pelaku disebut turun seorang diri dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban.
“Pelaku memukul korban menggunakan tangan mengepal ke arah bibir sebanyak dua kali dan ke rahang kanan sebanyak dua kali,” ungkapnya.
“Bukan cuma melakukan penganiayaan, pelaku juga diduga merusak kendaraan korban. Spion kanan dipukul hingga rusak, wiper depan sebelah kanan dipatahkan, serta pintu depan dan bumper belakang mobil ditendang,” terangnya.
Bukan cuma itu, Dalam aksi tersebut pelaku juga sempat melontarkan ancaman kepada korban.
“Pelaku sempat berkata, ‘Gua tembak lu! Mau gua tembak?’ dan juga mengatakan ‘Gua bawa bayi!’,” ungkapnya lagi.
Usai kejadian, lanjut Kompol Robby, korban memilih meninggalkan lokasi guna menghindari hal-hal yang lebih buruk. Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
“Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu pelaku terkait kasus dugaan penganiayaan serta perusakan kendaraan tersebut,” pungkasnya.
(Retza)









