Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Siap-Siap Penerima Bansos Akan Ditempel Stiker, Menolak Silahkan Mundur

Arsyit Syarifudin by Arsyit Syarifudin
May 21, 2026
in Pemerintahan
0
Siap-Siap Penerima Bansos Akan Ditempel Stiker, Menolak Silahkan Mundur

Contoh stiker yang akan di tempel pada kediaman penerima bansos. Foto: Retza

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Mulai hari ini Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Sosial akan melakukan pemasangan labelisasi di rumah penerima bantuan sosial (bansos) secara bertahap.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor Farid Ma’ruf mengatakan, pemasangan label ini bertujuan untuk meningkatkan ketepatan sasaran penerima bantuan sosial sekaligus memperkuat pengawasan masyarakat.

“Ini agar tepat sasaran. Jadi nanti ada tim yang langsung jemput bola mendata penerima tersebut apakah dia berhak mendapatkan bansos atau dialihkan kepada yang lebih berhak,” ujarnya kepada Aktualita.co.id, di Sekretariat Kabupaten Bogor. Kamis (21/05/26).

Berita lainnya

‎Menag Nasaruddin Umar Lantik 16.138 PNS, Tekankan Nilai ISTIQAMAH

Penertiban Parkir Liar di Cibinong, Dishub Tindak Ratusan Kendaraan

Dinsos Kabupaten Bogor Luncurkan Labelisasi Penerima Bansos, Dorong Transparansi dan Kesadaran Warga

Ia menjelaskan, selama ini pihaknya banyak menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan penerima bansos yang dinilai sudah mampu secara ekonomi namun masih tercatat sebagai penerima bantuan.

“Laporannya banyak sekali. Ada masyarakat yang sudah punya kendaraan, rumahnya bagus, tapi masih menerima bantuan. Sementara ada warga lain yang hidup sendiri, tidak punya apa-apa, justru belum mendapatkan bantuan. Nah ini yang coba kita sasar dan telusuri,” katanya.

Menurutnya, metode labelisasi ini diharapkan dapat mendorong keterbukaan dan pengawasan langsung dari masyarakat terhadap penerima bantuan sosial di lingkungannya masing-masing.

“Kalau ada masyarakat yang merasa membutuhkan program itu tetapi tidak menerima, sementara tetangganya sudah berkecukupan namun masih menerima bansos, silakan laporkan kepada kami. Nantinya akan kami proses dan lakukan penanganan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, Jika penerima manfaat tidak ingin di labelisasi maka akan di berikan dua pilihan. Diantaranya ialah di tempel stiker atau mengundurkan diri dari penerima manfaat.

“Kita sodorkan dua pilihan. Satu stiker untuk ditempel di rumah. Kalau tidak bersedia ditempel, ada lembar pernyataan pengunduran diri jadi penerima bansos. Jadi silakan pilih antara dua itu,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah tidak serta merta mencoret penerima bantuan tanpa proses verifikasi. Seluruh penerima akan melalui tahapan asesmen berdasarkan sejumlah indikator dan pencocokan data dengan Data Tunggal Sosial Nasional (DTSN).

“Nanti kita assessment, kita lihat beberapa faktor dan komponen. Kemudian kita sandingkan dengan DTSN di desil mana mereka berada. Dari situ baru diputuskan apakah direkomendasikan tetap menerima atau dihentikan,” ungkapnya.

Saat ini, kata Farid, jumlah penerima bantuan sosial di Kabupaten Bogor masih tergolong tinggi. Untuk Program Keluarga Harapan (PKH) tercatat sebanyak 163 ribu keluarga penerima manfaat (KPM). Sementara jika digabung dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), jumlahnya mencapai sekitar 380 ribu kepala keluarga.

Ia menegaskan, program labelisasi ini sejatinya bukan untuk mempermalukan penerima bantuan, melainkan sebagai bentuk edukasi dan penyadaran bagi masyarakat yang kondisi ekonominya sudah membaik agar secara sukarela mengundurkan diri.

“Kalau sudah merasa mampu, merasa mapan, ya sudahlah legowo saja. Berikan kesempatan kepada masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan untuk memperoleh program ini,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, metode serupa sebelumnya pernah diterapkan di wilayah Ciomas dan mendapat respons cukup positif dari masyarakat. Dalam satu desa, tercatat sekitar 113 penerima bantuan langsung mengundurkan diri setelah dilakukan labelisasi.

“Di satu desa begitu diterapkan labelisasi, ada sekitar 113 orang yang langsung mundur dari program karena tidak mau menerima bantuan lagi,” katanya.

“Sebanyak 317 petugas diterjunkan untuk mendata sekitar 76 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

(Retza)

Tags: Angka Kemiskinan CiomasKadinsos Farid MarufPilihan Labelisasi Bansos BogorStiker Rumah MiskinTotal Penerima PKH BPNT BogorValidasi Data DTSN
Share30Tweet19Send
Arsyit Syarifudin

Arsyit Syarifudin

Rekomendasi Untuk Anda

‎Menag Nasaruddin Umar Lantik 16.138 PNS, Tekankan Nilai ISTIQAMAH

by Arsyit Syarifudin
May 21, 2026
0
‎Menag Nasaruddin Umar Lantik 16.138 PNS, Tekankan Nilai ISTIQAMAH

AKTUALITA.CO.ID - Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi melantik sebanyak 16.138 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Agama. Prosesi pelantikan digelar secara...

Read more

Penertiban Parkir Liar di Cibinong, Dishub Tindak Ratusan Kendaraan

by Arsyit Syarifudin
May 21, 2026
0
Penertiban Parkir Liar di Cibinong, Dishub Tindak Ratusan Kendaraan

SUARABOTIM.COM – Ratusan kendaraan yang kedapatan parkir liar di kawasan Jalan Bersih, Kecamatan Cibinong, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, ditertibkan melalui operasi penindakan pada Kamis (21/5/26). Langkah ini dilakukan...

Read more

Dinsos Kabupaten Bogor Luncurkan Labelisasi Penerima Bansos, Dorong Transparansi dan Kesadaran Warga

by Arsyit Syarifudin
May 21, 2026
0
Dinsos Kabupaten Bogor Luncurkan Labelisasi Penerima Bansos, Dorong Transparansi dan Kesadaran Warga

AKTUALITA.CO.ID – Dinas Sosial Kabupaten Bogor menggelar launching simbolis program labelisasi penerima bantuan sosial (bansos) di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Kamis (21/05/26). Program tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan...

Read more

‎Harkitnas 2026, Sastra Ajak ASN Layani Masyarakat dengan Hati‎

by Arsyit Syarifudin
May 20, 2026
0
‎Harkitnas 2026, Sastra Ajak ASN Layani Masyarakat dengan Hati‎

AKTUALITA.CO.ID - Dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh...

Read more

Di Hadapan DPR, Prabowo Tekankan Pentingnya Kesejahteraan Guru

by Arsyit Syarifudin
May 20, 2026
0
Di Hadapan DPR, Prabowo Tekankan Pentingnya Kesejahteraan Guru

AKTUALITA.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 pada Rapat Paripurna DPR...

Read more
Next Post
RUPS Tahunan Indocement Setujui Pembagian Dividen Rp1,54 Triliun atau Rp468 per Lembar Saham 

RUPS Tahunan Indocement Setujui Pembagian Dividen Rp1,54 Triliun atau Rp468 per Lembar Saham 

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Inovasi jadi Daya Tarik Daerah Lain Datangi Desa Gunung Putri

Inovasi jadi Daya Tarik Daerah Lain Datangi Desa Gunung Putri

June 18, 2023
PPLI dan AJPLI Gelar “Ngopling”, Sumbang Sepatu Layak Pakai untuk Selamatkan Bumi

PPLI dan AJPLI Gelar “Ngopling”, Sumbang Sepatu Layak Pakai untuk Selamatkan Bumi

September 26, 2025
Rekomendasi Biaya Pembangunan Grha Pers Pancasila Mulai Disusun DPUP ESDM DIY

Rekomendasi Biaya Pembangunan Grha Pers Pancasila Mulai Disusun DPUP ESDM DIY

November 4, 2023

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW