AKTUALITA.CO.ID – Kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadhul Hidayah Al-Kholiliyah yang berlokasi di Kampung Sipak Dua Hilir, RT 04 RW 03, Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Sabtu (11/07/26) siang.
Peristiwa tersebut menghanguskan lantai dua bangunan pondok pesantren yang difungsikan sebagai asrama santri putra. Meski api berkobar cukup besar, kobaran berhasil dipadamkan sebelum merembet ke permukiman warga yang berada di sekitar lokasi yang merupakan kawasan padat penduduk.
Pengurus Ponpes Riyadhul Hidayah Al-Kholiliyah, Komeng mengatakan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di lantai atas bangunan.
”Diduga berasal dari korsleting listrik. Seluruh asrama santri putra di lantai atas habis terbakar,” ujarnya kepada wartawan.
Saat api mulai membesar, kata Komeng, para santri berupaya menyelamatkan diri secara bersama-sama.
”Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Santri saling membantu menyelamatkan diri saat melihat percikan api yang semakin besar,” katanya.
Akibat kebakaran itu, lanjut Komeng, berbagai perlengkapan milik santri ikut ludes terbakar, mulai dari kitab, pakaian sekolah, hingga barang-barang pribadi lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.
Menurutnya, musibah ini turut berdampak pada kegiatan belajar mengajar di pesantren yang saat ini menampung sekitar 120 santri. Asrama yang terbakar menjadi salah satu fasilitas penting bagi para santri.
Komeng berharap adanya doa dan uluran tangan dari masyarakat serta para dermawan agar pembangunan kembali asrama dapat segera dilakukan sehingga aktivitas pendidikan di pesantren kembali berjalan normal.
”Kami berharap doa dan bantuan dari semua pihak agar keluarga besar pondok pesantren diberi kesabaran dan dimudahkan rezekinya untuk membangun kembali asrama, sehingga kegiatan belajar mengajar para santri dapat kembali berjalan seperti semula,” ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Sektor Parungpanjang Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Dade Fahrudin membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Berdasarkan hasil pendataan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang terjadi di lantai dua bangunan.
”Kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik,” kata Dade.
Ia menjelaskan, dua unit mobil pemadam kebakaran sebenarnya telah diberangkatkan menuju lokasi. Namun, saat dalam perjalanan, petugas menerima informasi bahwa api telah berhasil dipadamkan oleh warga yang bergotong royong.
”Sebetulnya dua unit mobil pemadam sudah meluncur, tetapi saat di perjalanan kami mendapat kabar bahwa api sudah padam oleh warga setempat yang bergerak cepat memadamkan kobaran api, sehingga tidak terjadi korban jiwa,” tutupnya.
(Retza)
AKTUALITA.CO.IDAries (21 Maret – 19 April)Semangat Anda sedang tinggi. Hari ini cocok untuk menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda. Dalam percintaan, komunikasi yang jujur akan mempererat hubungan.Taurus (20 April...
Read more









