AKTUALITA.CO.ID – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, menyaksikan langsung pertandingan atlet dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kurash Jawa Barat 2026 yang berlangsung di GOR Indoor Hall B Kompleks GOR Pajajaran, Jalan Pemuda, Kota Bogor. Minggu (19/7/2026).
Kejuaraan yang diikuti sebanyak 120 atlet dari 12 kabupaten dan kota di Jawa Barat ini menjadi bagian dari rangkaian Road to PON Beladiri II 2026 yang akan digelar di Manado.
Dedie Rachim menegaskan, penyelenggaraan Kejurda Kurash di Kota Bogor memiliki arti penting sebagai sarana melahirkan atlet-atlet potensial, khususnya dari Kota Bogor.
“Kejurda di Kota Bogor ini sangat penting. Dari kejuaraan ini diharapkan muncul bibit-bibit baru cabang olahraga bela diri, khususnya kurash yang masih satu rumpun dengan judo, sambo, dan gulat,” ujar Dedie.
Ia menambahkan, Kota Bogor selama ini dikenal sebagai City of Martial Art, karena memiliki banyak atlet berbakat di berbagai cabang olahraga bela diri.
Menurutnya, dengan pembinaan yang berkesinambungan dari KONI Kota Bogor, dukungan para pelatih, serta pengalaman para atlet senior, Kota Bogor akan terus melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Dedie juga memberikan motivasi kepada seluruh atlet Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) dari 12 daerah yang berlaga agar memanfaatkan ajang tersebut sebagai kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, PON Beladiri, hingga kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.
“Raihlah prestasi dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan fair play sehingga menjadi juara yang benar-benar pantas dibanggakan,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Ferkushi Jawa Barat Akhmad Olih Solihin mengapresiasi kehadiran Wali Kota Bogor yang dinilainya sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap perkembangan olahraga kurash.
Menurutnya, Kota Bogor memiliki banyak atlet senior dari cabang kurash, judo, sambo, dan bela diri lainnya yang dapat menjadi motivasi sekaligus contoh bagi para atlet muda.
“Kepada para atlet, tunjukkan teknik terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan disiplin. Untuk para wasit, saya harapkan dapat memimpin pertandingan secara adil dan objektif,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Pembina Ferkushi Kota Bogor An’an Andri Hikmat mengatakan, Kejurda Kurash Jawa Barat 2026 merupakan bagian dari upaya mempersiapkan atlet-atlet Kota Bogor agar mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Saya ingin para atlet kurash Kota Bogor maupun Jawa Barat mampu menunjukkan prestasi melalui hasil kerja keras mereka sendiri. Targetnya bukan hanya untuk saat ini, tetapi juga untuk menghadapi berbagai event olahraga di level yang lebih tinggi pada masa mendatang,” tutupnya.
(Retza)









