AKTUALITA.CO.ID – Arus lalu lintas di Simpang Tegar Beriman, Jonggol, Kabupaten Bogor, dipadati kendaraan roda dua dan roda empat pada masa arus balik mudik sekaligus arus wisata libur Lebaran, Selasa (24/3/2026).
Meski terjadi kepadatan, kondisi lalu lintas masih terpantau ramai lancar dengan adanya pengaturan dari petugas di lapangan.
Kapolsek Jonggol, Kompol Hida Tjahjono mengatakan, kepadatan terjadi akibat pertemuan arus kendaraan di beberapa titik strategis.
“Pantauan hari ini arus lalu lintas terlihat ramai lancar. Namun memang ada dua titik pertemuan, yakni di Simpang Tegar Beriman dan Simpang Cibucil,” ujarnya kepada Aktualita.co.id.
Ia menjelaskan, pihaknya telah menerapkan skema prioritas arus sejak pukul 15.00 WIB, terutama bagi kendaraan arus balik yang datang dari arah Cianjur dan Cibarusah.
“Kami prioritaskan satu lajur untuk penarikan arus balik. Jika terjadi sedikit sendatan, kami segera lakukan rekayasa agar arus kembali lancar,” jelasnya.
Pengaturan lalu lintas juga dilakukan secara intensif oleh personel di sejumlah titik, mulai dari jalur wisata di kawasan Perendai, Simpang Tegar Beriman, hingga Simpang Cibucil. Titik penyempitan di kawasan Cibucil, terutama di area penjualan oleh-oleh khas Jonggol, menjadi perhatian khusus petugas.
“Kami tempatkan personel di titik penyempitan agar tidak ada kendaraan yang berhenti di badan jalan, sehingga arus menuju Cileungsi tetap lancar,” ucapnya.
Meski terjadi pelambatan, lanjut Kompol Hida, pihaknya memastikan tidak ada kemacetan total. Kecepatan kendaraan yang biasanya berkisar 20–40 km/jam, kini menurun menjadi sekitar 10–15 km/jam di titik tertentu.
“Kita tidak bisa sebut macet karena kendaraan masih terus bergerak. Memang ada pelambatan, tapi arus tetap mengalir,” tegasnya.
Untuk mendukung kelancaran arus, sebanyak 25 personel Polri diterjunkan, dibantu oleh petugas dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta pramuka. Mereka disiagakan di pos pengamanan (Pospam) dan pos pengaturan (Posgatur).
Berdasarkan pantauan, kepadatan arus pada pagi hari didominasi kendaraan menuju jalur wisata seperti Sukamakmur dan Cariu. Sementara pada sore hari, arus balik dari arah Cianjur dan Sukamakmur mulai meningkat signifikan.
“Panjang pelambatan tidak sampai satu kilometer, hanya sekitar 500 meter dari beberapa titik. Begitu terjadi antrean, langsung kami lakukan penarikan agar tidak terjadi penumpukan,” ungkapnya.
Selain itu, kata Kompol Hida, masyarakat diimbau untuk segera menyelesaikan perjalanan arus balik.
Pasalnya, mulai H+4 Lebaran, kendaraan sumbu tiga ke atas akan kembali diizinkan beroperasi.
“Kami sarankan pemudik bisa memanfaatkan hari ini hingga besok siang untuk arus balik. Karena mulai tengah malam nanti kendaraan besar sudah kembali beroperasi,” pungkasnya.
(Pandu)









