AKTUALITA.CO.ID – Anggota DPRD Dapil II Kabupaten Bogor adakan Reses massa sidang II Tahun 2023 – 2024 yang dilaksanakan di The Greend Villa’s Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Rabu (24/4/24).
Hadir dalam kegiatan Reses Dewan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil II H.Achmad Fathoni dari fraksi PKS, H.Beben Suhendar fraksi Gerindra, H.Ansori fraksi Gerindra, H.Adi Suwardi fraksi Gerindra, H.Amin Sugandi fraksi Golkar, H.Hanafi fraksi Demokrat, H.Sulaeman dari fraksi PKS.
Hadir pula dalam kesempatan memberikan aspirasi tersebut, Camat Sukamakmur Bakri Hasan, Bhabinkamtibmas, Bhabinmas, Kepala Desa Wargajaya Ooy Tamami, Kepala Desa Sukamulya Komarudin, Kepala Desa Sirnajaya Idim Dimyati, Kepala Desa Sukawangi Budiyanto, Kepala Desa Sukaharja Atikah, dan Kepala Desa Cibadak H.Suri, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kepal UPT se Kecamatan Sukamakmur, Tokoh Pemuda dan Tokoh Partai Politik.
Camat Sukamakmur, Bakri Hasan mengatakan ada 4 poin yang ingin dia sampaikan dalam kesempatan reses kali ini dan akan menjadi prioritasnya, yang pertama yaitu Infrastruktur, Penerangan Jalan Umum (PJU), Pendidikan dan Kesehatan.
” Bidang-bidang tersebutlah yang menjadi fokus kami sebagai Pemerintah Kecamatan Sukamakmur kini. Saya sangat miris sekali karena IPM di Sukamakmur masih di posisi rengking 39 di Kabupaten Bogor,” kata Bakri Hasan.
Dirinya berharap, apa yang menjadi prioritas untuk wilayah Sukamakmur terutama yang tidak masuk dalam RPJMD. Agar para dewan yang hari ini hadir bisa untuk menindaklanjuti hal tersebut.
Sementara H.Ansori Setiawan anggota DPRD Kabupaten Bogor mengatakan dirinya akan terus berusaha untuk menjadikan Sukamakmur sebagai selter perhatian, karena nantinya pun jika Bogor Timur ini nanti akan dimekarkan pusat perhatiannya ada di Sukamakmur.
” Begitupun terkait ketimpangan IPM. Sampai saat ini saya masih tidak sepakat dengan kalimat tersebut, saya pun tidak tahu dari mana BPS mendapatkan data bisa menilai Sukamakmur sedemikian rendah,” katanya.
” Kita semua tahu, saat ini sekolah-sekolah itu sudah sangat banyak sekali, jadi sangat tidak mungkin juga jika nilai yang diberikan kepada Sukamakmur itu rendah, mungkin itu hanya survei diatas meja,” tambahnya.
** Nay Nur’ain









