AKTUALITA.CO.ID _ Lembaga Study Visi Nusantara (Ls-Vinus) kembali merilis hasil survei calon bupati dan wakil bupati bogor 2024 di Sekretariat Ls-Vinus Cibinong. Kamis, (01/08/24).
Menurut hasil survei Ls-Vinus elektabilitas tertinggi calon Bupati Bogor masih ditempati Ade Ruhandi (Jaro Ade) dengan angka 41,56%, disusul elektabilitas Rudy Susmanto dengan angka 18,25%, dan diurutan ketiga ada Elly Yasin dengan angka 9,38%, kemudian Agus Salim dengan elektabilitas 6,13%.
Selanjutnya, diposisi ke-lima ada Iwan Setiawan dengan elektabilitasnua diangka 5,50%, ke-enam Sulhajji Jompa diangka 3,69%, ke-tujuh Rike Iskandar diangka 2,31%, terakhir Ade Wardana dengan elektabilitas diangka 0,69%.
Yusfitriadi selaku founder Ls-Vinus menyatakan, jika melihat elektabilitas Jaro Ade masih diurutan paling tinggi karena memang secara kesiapan cukup panjang.
“Persiapannya menurut saya itu cukup panjang selama 5 tahun, karna paska pilkada 2018, pileg 2019 ia tidak berniat untuk mengikuti itu, ia berfokus ke pilkada, “kata Yusfitriadi kepada Aktualita.co.id
“Selama 5 tahun itu juga produktif, dan dia juga aktif pada momentum Pileg dengan taruhannya putra mahkota, cukup aktif juga memenangkan putra mahkota (Rafindra). Sehingga menurut saya dia bisa nyambil di moment itu, “jelasnya.
Kemudian, lanjut Yusfitriadi, jika elektabilitas calon Wakil Bupati ini dijadikan simulasi 3 calon itu berbeda.
“Pertama masih tertinggi yaitu Jaro Ade diangka 56,56%, kemudian Rudy Susmanto diangka 20,13%, selanjutnya itu ketiga malah Agus Salim diangka 10,6%. Ini jika disimulasikan menjadi 3 calon menurut pilihan masyarakat Kabupaten Bogor, “ucapnya.
Sementara, menurut Kang Yus, Rudy Susmanto memiliki kenaikan elektabilitas setelah diberikannya surat tugas untuk maju Pilkada 2024.
Ditambah, kata Yusfitriadi, saya melihat sosok Rudy setahun menjelang Pilkada semakin turun ke lapangan.
“Namun jika ditanya 3 sosok penting di Kabupaten Bogor ini saya lihat Rudy Susmanto sangat menentukan wakilnya, untuk saling melengkapi, “tuturnya.
Lebih lanjut Yusfitriadi menyampaikan, untuk tingkat pengetahuan terhadap pungut hitung Pilkada 2024 masyarakat Kabupaten Bogor masih lebih banyak yang tidak mengetahui.
“Yang mengetahui pungut hitung Pilkada 2024 itu di angka 33,44%, dan yang tidak mengetahui diangka 66,56%, jadi masih lebih banyak yang belum tau kapan pungut hitung itu, ” cetusnya.
Diketahui survei ini dilakukan pada tanggal 23 hingga 29 Juli 2024, dengan jumlah sampel sebanyak 1600 responden.
*Rezza/Ns









