AKTUALITA.CO.ID _ Kasi Intel Korem 061 Surya Kencana, Kolonel Czi Joy Karter Lumi angkat bicara terkait dengan adanya sebuah vidio yang beredar di media sosial akun Milanta. Akibat kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh truk TNI dengan sebuah mobil sipil di wilayah Sukamakmur, pada minggu (13/10/24) kemarin.
“Kita melakukan klarifikasi kaitannya dengan anggota Makorem yang sedang berkendara melaksanakan tugas ke Sukamakmur, yang bertabrakan dengan mobil sipil dan di viralkan oleh akun yang mengatasnamakan @milanta,” kata Kasie intelrem 061/SK Kolonel Czi Joy Kerter Lumi, kepada wartawan di Kodim 0621, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (14/10/24).
“Disini juga kami hadirkan yang bersangkutan, yang tertua adalah Letnan Novi dan drivernya Kopral 2 Yuda, serta Dandim 0621 Letkol Inf Anton Prasetyo sebagai Dansub satgas diwilayah Sukamakmur pada saat itu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pada hari Jumat sampai Minggu kita sedang melaksanakan operasi pengamanan VVIP di wilayah Sukamakmur. Artinya kita sedang melaksanakan tugas kami sebagai pengamanan VVIP sesuai dengan UU nomor 34.
Pada hari Sabtu sekitar pukul 14:30 WIB, kata Kolonel Czi Joy Karter Lumi, terjadi sebuah insiden tabrakan disekitar Sukamakmur tepatnya di tanjakan Wisata Leuwihejo, Gunung Pancar, antara mobil yang dikendarai oleh seorang sipil dengan truk kendaraan Korem yang sedang melakukan mobilisasi pasukan yang berjumlah sekitar 31 orang dalam rangka melaksanakan tugas pengamanan VVIP.
” Saat itu posisi kendaraan truk ini dalam keadaan menanjak , dan di sebelah kiri jalan ada jurang. Kondisi jalan sempit, sementara pengendara sipil yang menggunakan mobil warna putih ini berada di posisi atas. Dari bawah pun posisi truk ini sudah dalam keadaan menanjak dan menggunakan gigi satu, dan dibelakang truk ini ada beberapa mobil sipil,”paparnya.
“Harusnya sesuai dengan Undang – undang lalu lintas anggota kita ini mendapatkan prioritas jalan, kondisi jalan sempit, kiri jurang, dan mobil sipil yang dari atas ini sudah diberikan rambu oleh supir mobil truk Korem dan sudah meminta jalan. Namun mobil sipil berwarna putih ini memaksa turun dan mengambil badan jalan kita,”jelasnya.
Pada saat itu, lanjut Kolonel Czi Joy Karter, Angota kita sudah mengalah sampai ban kiri belakang sudah keluar dari bahu jalan, jika kekiri lagi mereka semua masuk kedalam jurang. Pada saat di tengah tanjakan ini, pengendara perempuan menggunakan mobil putih yang diprediksi kami adalah mobil Hyunday, ketika di tengah badan truk banting kiri sehingga belakang kanan mobil tersebut bersenggolan dengan mobil truk kita.
Menurutnya, hal ini sangat di sayangkan secara Inmaterial kami merasa dirugikan karena pemberitaan itu baru sepihak sepihak tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu. Dan ini sangat merugikan institusi kami karena kami dibilang tabrak lari, padahal anggota kami sudah ada niat baik untuk mempertanggungjawabkan.
“Walaupun secara Inmaterial kami merasa dirugikan sampai saat ini kita masih mencari informasi bekerja sama dengan pihak Polres Bogor.Tentang siapa pemilik akun Milanta tersebut untuk kita bicarakan dan mencari jalan keluar secara baik baik,”cetusnya. “Kami berharap dalam Konferensi Pers ini dari pihak-pihak yang merasa dirugikan dengan kejadian kemarin silahkan kami membuka ruang mediasi untuk kita duduk bersama, kita bicarakan permasalahan ini. Kalau kami harus mempertanggungjawabkan secara material kami bersedia dan kami siap bertanggungjawab, tapi kami juga memohon akun Milanta ini untuk sportif melihat aturan lalu lintas karena posisi kita sudah sangat benar,”tutupnya.
(rezza)









