AKTUALITA.CO.ID _ Merayakan Hari Listrik Nasional ke-79, PT PLN (Persero) melalui program ‘Light Up The Dream’ melakukan penyalaan serentak listrik gratis di seluruh Indonesia. PLN berhasil memberikan sambungan listrik secara gratis kepada lebih dari 3.600 keluarga kurang mampu pada hari ini. Hal ini menambah jumlah keluarga yang mendapat bantuan program ‘Light Up The Dream menjadi lebih dari 28.000 sejak dicanangkan tahun 2020.
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Edi Srimulyanti dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada stakeholder yang telah berkolaborasi dengan PLN hingga terlaksana acara penyalaan serentak listrik gratis pada hari ini. Edi mengatakan, program Light Up The Dream adalah bagian dari kepedulian insan PLN yang melakukan donasi untuk membantu masyarakat kurang mampu agar bisa menikmati listrik dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih baik.
Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Legal dan Human Capital Yusuf Didi Setiarto, “Merayakan Hari Listrik Nasional, seluruh insan PLN dari berbagai daerah secara serentak berbagi kebahagiaan bersama saudara-saudara kita yang belum menikmati listrik secara mandiri. Didi berharap tugas mulia ini dapat diteruskan dan dikembangkan. “Kita dapat bekerja sama dengan BUMN yang lain untuk pengembangan Light Up the Dream menjadi lebih besar. Dengan menyediakan penyambungan listrik gratis, kita berkontribusi pada pemerataan pembangunan dan kesejahteraan sekaligus mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan Rasio Elektrifikasi (RE),”lanjut Didi
General Manager PLN UID Jabar, Susiana Mutia yang saat ini berada di PLN Bekasi menyampaikan terimakasih kepada insan PLN yang sudah menyisihkan rejekinya untuk membantu saudara kita yang belum bisa memiliki listrik sendiri. Program Light Up the Dream merupakan salah satu upaya mewujudkan mimpi masyarakat kurang mampu untuk memiliki listrik. Akses listrik merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Susiana mengaku bahagia ketika melihat senyum masyarakat yang mimpinya untuk mendapatkan akses listrik telah diwujudkan. Di Jawa Barat penyalaan listrik gratis secara serentak pada hari ini dilakukan kepada 1.435 keluarga kurang mampu.
Sementara itu di Gunung Putri, penyalaan listrik gratis dilakukan kepada 69 keluarga kurang mampu yang tersebar di wilayah PLN Gunung Putri yakni ULP Cileungsi, ULP Citeureup dan ULP Jonggol, menambah jumlah keluarga yang mendapat bantuan program ‘Light Up The Dream menjadi total 114 keluarga di tahun 2024.
PaK Ganang, warga Kp. Cinyukcruk RT 01 RW 05 Desa Linggarmukti, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, salahsatu penerima bantuan listrik gratis menyampaikan terimakasih kepada PLN atas penyalaan listrik di rumahnya pada hari ini. “ Terima kasih PLN sudah memberi listrik gratis kepada saya,” ucap Pak Ganang. Kamis (24/10/24).
Penyalaan listrik gratis dihadiri dan disaksikan juga oleh Camat dan RT,RW setempat. Pada kesempatan tersebut Ibu Dra. Siti Sadiah, Kasie Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor mewakili Camat Kecamatan Klapanunggal menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar besarnya kepada PLN khususnya PLN UP3 Gunung Putri atas pemberian bantuan listrik gratis kepada warganya.
“ Saya sangat terharu dan mengucapkan banyak terimakasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada PLN UP3 Gunung Putri atas bantuan listrik gratis kepada warga kami, semoga menjadi berkah baik untuk yang memberi maupun yang menerima, ”ucap Siti.
Pada kesempatan tersebut Manager PLN UP3 Gunung Putri Alamsyah Anwar menyampaikan bahwa penyaluran listrik gratis dari donasi pegawai PLN ini sebagai bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat. Tidak terbatas sampai penyalaan saja, monitoring pemakaian listrik pelanggan penerima bantuan juga dilakukan, untuk memastikan kontinuitas pemakaian dan tidak terhambat karena keterbatasan kemampuan pembelian token listrik. “ Dengan adanya kegiatan Light Up the Dream ini diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu yang belum bisa menikmati listrik selama ini. Dengan adanya listrik harapannya dapat mendorong produktifitas masyarakat kurang mampu dan membuka peluang usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
(moet)









