AKTUALITA.CO.ID – Ribuan ikan berbagai jenis mati secara misterius di Setu Rawa Jejed, Desa Kembangkuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor diduga tercemar limbah pabrik.

Kepala Bidang Lingkungan Hidup KNPI Kecamatan Klapanunggal Fahmy mengatakan, ada kelompok sadar wisata (Kopdarwis) yang konsen terhadap pemeliharaan Setu Rawa Jejed dan disana ditebar ikan berbagai jenis termasuk ikan bawal, nila dan ikan mas yang mati secara misterius.
“Kita juga kaget saat ke setu dan adanya laporan, ikan pada mati,” kata Fahmi kepada Aktualita.co.id, 19 April 2025.
Saat ditelusuri, perkiraan jumlahnya mencapai ribuan ikan mati, langkah yang dilakukan pertama menurutnya, pembersihan secara berkala terhadap ikan yang mati.
“Kita juga sudah melaporkan ke Gakum KLHK dan saat ini sedang dilakukan investigasi dan mengambil sample, penyebab secara faktualnya,” ujarnya.
Fahmi dan pemerintahan desa beserta masyarakat setempat menelusuri dan menemukan bekas pembuangan limbah di salah satu pabrik.
Dirinya meminta kepada pemerintah terkait, secepatnya memberikan hasilnya untuk bersama sama menindak tegas jika ada perusahaan yang menyalahi aturan, apalagi sampai membuat biota air setu tercemar.
Sementara Kepala Desa Kembangkuning Neneng Robinah membenarkan sekitar satu ton ikan mati di Wisata Setu Rawa Jejed. Ikan mati itu karena limbah berbentuk oli yang berasal dari salah satu perusahaan.
Ia pun sudah melakukan pengecekan dengan pihak DLH kabupaten Bogor dan untuk hasilnya masih menunggu.
(Andi.F)









