AKTUALITA.CO.ID – Suasana haru dan syukur menyelimuti Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Kecamatan Gunung Putri pada Senin (02/06/25), saat SMP Negeri 4 Gunung Putri secara resmi mengumumkan kelulusan siswa-siswi Angkatan V Tahun Ajaran 2024–2025.
Digelar secara sederhana namun penuh makna, acara kelulusan ini dihadiri oleh seluruh siswa kelas IX bersama orang tua mereka. Meski tanpa kemeriahan pesta seperti tahun-tahun sebelumnya, kehangatan suasana tetap terasa kuat dalam tiap pelukan, senyuman, dan air mata bahagia yang mengalir.
“Kami memilih mengadakan kelulusan secara khidmat di GOM Kecamatan Gunung Putri. Sebenarnya kami tidak mengundang para orang tua namun mereka ikut hadir melihat anaknya sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan anak-anaknya,” kata Humas SMPN 4 Gunung Putri Uus Kuswadi.
Tak hanya menyampaikan suasana acara, Uus juga membawa kabar menggembirakan. Seluruh siswa dinyatakan lulus dengan total lebih dari 230 siswa dari 7 kelas yang telah melalui proses verifikasi nilai akademik, sikap, dan kelengkapan administrasi.
“Alhamdulillah, hasil ini diumumkan setelah rapat verifikasi menyeluruh. Ini buah dari kerja keras semua pihak,” terangnya.
“Kelulusan ini bukan sekadar akhir dari sebuah babak, tapi juga awal dari perjalanan panjang untuk meraih mimpi. Kami berharap anak anak yang saat ini dinyatakan lulus melanjutkan ke jenjang berikutnya dan menjadi siswa yang baik dan berinovasi,” harapnya.
Namun di balik kebahagiaan kelulusan, terselip rasa haru dari para orang tua. Salah satunya adalah Tuti Rahayu wali murid yang turut hadir mendampingi anaknya. Ia mengaku memiliki perasaan campur aduk.
“Sedih juga melihat anak-anak dinyatakan lulus tanpa perayaan meriah seperti tahun tahun sebelumnya, apalagi ini momen yang cuma sekali,” ungkapnya.
Namun, Tuti memahami bahwa kesederhanaan ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah. Ia pun berharap ke depannya dapat menyelenggarakan acara kelulusan yang tetap berkesan.
“Kalau saya pribadi inginnya ada acara di luar sekolah, tapi biayanya jangan mahal-mahal. Yang penting anak-anak punya kenangan indah,” harapnya.









