Aktualita.co.id – Bogor. Kepala Desa Hambalang, Wawang Sudarwan, mengajak RT dan RW untuk aktif menjadi promotor dalam menyusun dan mengawal usulan pembangunan. Musyawarah Desa (Musdes) Hambalang untuk perencanaan tahun anggaran 2026, yang turut dihadiri perwakilan Kecamatan Citeureup, BPD, LPM, kader PKK, tokoh masyarakat, hingga unsur pemuda.
Di hadapan peserta musdes, Kades Awang meminta agar setiap usulan benar-benar lahir dari hasil musyawarah warga, bukan kepentingan sepihak. Ia juga menyentil perlunya ketepatan dalam penyusunan rencana teknis agar pelaksanaan kegiatan tidak menemui hambatan di tengah jalan.
“RT, RW silakan ajukan proposal ke pabrik atau pihak ketiga, nanti saya bantu konfirmasi. Tapi pastikan ini hasil musyawarah. Untuk anak-anak juga, kasih fasilitas main catur, yang sifatnya taktis. Asal jangan main judol aja,” ujarnya Kades Awang
Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi volume pekerjaan pembangunan yang telah dilaksanakan, termasuk alokasi dan progres realisasi.
“Kita belum punya data jelas, berapa volume bangunan yang sudah dibangun dan berapa yang belum. Ini penting sebagai dasar perencanaan ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Kasipem Kecamatan Citeureup, Ponco Sugianto, yang baru menjabat sejak 26 Juli lalu, memperkenalkan diri kepada peserta Musdes. Ia mengungkapkan komitmennya untuk mendampingi pemerintahan desa dan mendukung program pembangunan di wilayah Hambalang.
“Saya baru di sini, sebelumnya di bidang perencanaan. Mohon bimbingan dan dukungannya. Insya Allah, kalau kita bersatu, pelan-pelan semua akan jadi baik,” ucap Ponco.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Camat Citeureup yang berhalangan hadir, serta menyatakan kesiapannya mendampingi desa kapan pun dibutuhkan.
“Saya siap 24 jam. Selama kami bisa bantu, pasti kami bantu. Semoga Musdes ini lancar dan mendapat ridho Allah SWT,” tutupnya.
Musyawarah Desa Hambalang ini menjadi bagian dari tahapan penyusunan RKPDes tahun anggaran 2026, sekaligus wadah menyerap aspirasi warga demi pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.
(Arsyit Syarifudin)









