AKTUALITA.CO.ID – Camat Gunung Putri Kurnia menyampaikan pesan mendalam kepada Karang Taruna dalam pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar Karang Taruna (PKD-KT) Kecamatan Gunung Putri 2025, yang digelar di Aula Kantor Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (07/09/25).
Dalam sambutannya, Kurnia menekankan pentingnya peran pemuda dalam membangun lingkungan yang sehat dan produktif. Ia berharap peserta pelatihan yang mewakili desa-desa di Kecamatan Gunung Putri dapat menjadi agen perubahan di wilayahnya masing-masing.
“Pelatihan ini walaupun diisi perwakilan dari desa-desa, harapannya nanti bisa disebarkan ke pemuda di desanya masing-masing. Saya ingin semangat pemuda di Gunung Putri terus bangkit, sentuh sampai ke RT dan RW. Yang penting buat kegiatan positif secara masif,” ujar Kurnia.
Menurutnya, kegiatan positif yang konsisten di tingkat akar rumput diyakini mampu menekan permasalahan sosial di kalangan remaja.
“Kalau kegiatan positif bisa dijalankan masif, insyaallah bisa mengurangi kenakalan remaja seperti tawuran, narkoba, hingga pergaulan bebas,” terangnya.
Lebih lanjut, Kurnia menekankan pentingnya program Karang Taruna yang terencana, berkesinambungan, serta menyentuh aspek sosial, kemanusiaan, dan kemasyarakatan.
“Indeks kepemudaan di Gunung Putri saat ini nomor satu di Kabupaten Bogor. Ini merupakan akumulasi perjuangan dari para pendahulu. Ke depan, kolaborasi antara pemerintah dan Karang Taruna harus terus diperkuat,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kaderisasi berkelanjutan agar semangat kepemudaan tetap terjaga di masa depan. Kurnia mengingatkan agar pemuda tidak hanya kritis, tetapi juga cerdas dalam menganalisis fenomena yang terjadi.
“Pemuda harus kritis tapi juga cerdas. Jangan mudah terprovokasi, analisa setiap fenomena, dan yang paling penting jaga kedaulatan NKRI. Aspirasi bisa disalurkan dengan cara-cara yang bijak, berangkat dari intelektual, kecerdasan, dan akhlak,” ungkapnya.
Menutup pesannya, Kurnia mengajak seluruh Karang Taruna untuk memiliki mental yang kuat dalam menghadapi kritik. “Saya harap Karang Taruna tidak mudah baper saat diberi masukan atau kritikan. Justru itu yang akan membangun kita semua,” pungkasnya.









