Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Sosok dan Politik

Catatan Hari Jadi Bogor yang ke-544 tahun

Arsyit Syarifudin by Arsyit Syarifudin
June 2, 2026
in Sosok dan Politik
0
Founder Visi Nusantara Maju

Founder Visi Nusantara Maju

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KUTA UDAYA WANGSA: SPIRIT MEMBANGUN PERADABAN

Yusfitriadi

Founder Visi Nusantara Maju

Tidak ditemukan secara spesifik dalam catatan sejarah, atau dalam berbagai literasi yang mengungkap Sejarah Kabupaten Bogor, siapa yang memunculkan dan kapan ditulisnya slogan Kuta Udaya Wangsa. Di mana kalimat Kuta Udaya Wangsa merupakan salah satu slogan Kabupaten Bogor yang diabadikan dalam salah satu bagian dari logo pemerintah Kabupaten Bogor. Masyarakat Kabupaten Bogor seakan baru tahu bahwa Kabupaten Bogor mempunyai slogan yang cukup perspektif dan spiritualis. Bahkan tidak sedikit masyarakat Kabupaten Bogor memandang Kuta Udaya Wangsa diciptakan oleh Bupati Periode 2024-2029 yaitu Rudi Susmanto. Bisa dipahami karena Bupati Rudi Susmanto yang secara masif mempopulerkan slogan Kuta Udaya Wangsa.

Berita lainnya

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Soroti Pentingnya SLHS bagi Dapur MBG

‎DPD PAN Kabupaten Bogor Sembelih 2 Ekor Sapi, Ayi : Kurban Teladan Bagi Para Pemimpin‎

‎Iduladha 1447 H: PWI Kabupaten Bogor Sembelih 1 Sapi dan 9 Kambing‎

Beberapa literasi hanya menjelaskan arti dari kalimat Kuta Udaya Wangsa tersebut. Secara harfiah Kuta berarti Kota atau Kawasan, Udaya artinya Fajar, kebangkitan atau pembangunan, dan Wangsa berarti bangsa atau suku bangsa. Ketika diterjemahkan secara bebas, Kuta Udaya Wangsa adalah masyarakat yang tidak pernah berhenti menjadi motor penggerak pembangunan sebuah kota atau wilayah, sehingga menjadi harapan kemajuan bagi sebuah bangsa.

Dalam pandangan saya, siapapun dan kapanpun yang menciptakan slogan Kuta Udaya Wangsa adalah mimpi dan harapan besar bagi bangsa Indonesia, bahwa Kabupaten Bogor diharapkan menjadi episentrum pembangunan, kemajuan, dan titik balik sumber peradaban. Di mana para founding fathers Kabupaten Bogor bermimpi Kabupaten Bogor menjadi sebuah wilayah yang memiliki tahapan pencapaian tertinggi dari perkembangan kebudayaan masyarakat yang ditandai oleh tingkat kecerdasan, kemajuan teknologi, ilmu pengetahuan, serta tata kelola pemerintahan yang kuat, berdaya, dan mandiri, melalui partisipasi masyarakat yang kohesif dan kolektif. Inilah yang kemudian disebut sebuah peradaban.

Merekonstruksi slogan Kuta Udaya Wangsa menjadi sebuah peradaban, tentu membutuhkan banyak elemen dan instrumen yang tidak sederhana. Elemen yang dimaksud adalah pemerintahan yang baik, bersih, kuat, dan mandiri, serta masyarakat yang berbudaya dan berdaya.

Pemerintahan yang Baik, Bersih, Kuat, dan Mandiri

Kepercayaan stakeholder masyarakat dengan pemerintah sangat penting. Tanpa kepercayaan masyarakat yang kuat, perjalanan pemerintahan dalam menjalankan berbagai kebijakan dan program pemerintah tidak akan mudah diterima oleh masyarakat. Selain itu, masyarakat akan dengan senang hati memberikan dukungan dan partisipasinya dalam mengimplementasikan berbagai kebijakan dan program pemerintah. Namun, kepercayaan masyarakat akan kuat ketika pemerintah menata kelembagaannya dengan baik, bersih, kuat, dan mandiri.

Upaya-upaya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance dan clean government) bertujuan untuk menciptakan pelayanan publik yang demokratis, efektif, transparan, dan bebas dari korupsi. Adapun pemerintahan yang kuat dan mandiri akan bergantung pada kekuatan kemampuan pemerintah dalam mengangkat potensi sumber daya yang tidak hanya bergantung pada sektor pajak.

Seringkali permasalahan muncul pada kemandirian pemerintah dari intervensi berbagai pihak, baik intervensi kekuatan politik, kekuatan oligarki, maupun kekuatan lain yang bisa mengendalikan jalannya pemerintahan. Selama pemerintah tidak bisa menghindari intervensi-intervensi tersebut, sulit rasanya untuk mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, kuat, dan mandiri. Di sinilah yang terkadang memunculkan berbagai fenomena ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Masyarakat yang Berbudaya dan Berdaya

Cara hidup yang berkembang dan diwariskan dari generasi ke generasi dalam masyarakat, itulah budaya. Sehingga budaya akan terus berkembang seiring dengan kemajuan zaman. Namun, warisan perkembangan tersebut tidak bisa saling menegasikan antara era terdahulu dengan era yang baru. Perkembangan era terdahulu merupakan pijakan untuk dikembangkan oleh era baru yang memiliki instrumen yang lebih kompleks dan modern.

Yang terjadi hari ini, perkembangan setiap era terlihat saling menegasikan, di mana budaya lama tergeser dan hilang oleh budaya yang baru. Pada akhirnya, kebudayaan yang berkembang saat ini semakin menjauh dari akar budaya yang menjadi “tunggul” atau pijakan utamanya. Misalnya, kemajuan teknologi memberikan kontribusi besar bagi tergesernya budaya bangsa yang sangat luhur, seperti etika, moral, ideologi bangsa, dan karakter bangsa.

Padahal kemajuan teknologi saat ini harusnya dijadikan instrumen dalam mempermudah mengoptimalkan budaya yang selama ini kita anut. Seperti memegang teguh kekompakan seluruh stakeholder masyarakat (gotong royong) dalam mengangkat potensi sumber daya alam, etika dan moral sebagai citra diri setiap anak bangsa, memegang teguh ajaran agama, kehidupan penuh toleransi tanpa diskriminasi, menumbuhkan karakter pejuang dan petarung dengan penuh pengorbanan, dan sebagainya.

Adapun instrumen yang dibutuhkan dalam mendorong indikator peradaban diantaranya:

  • Pertama, penguatan sumber daya manusia. Penguatan sumber daya manusia ini meliputi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Pendidikan merupakan basis sebuah peradaban, namun tentu saja pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan yang memiliki basis karakter, mentalitas, dan daya saing, adaptif dengan kemajuan dan kebutuhan zaman serta memiliki daya saing yang tinggi, serta memegang teguh prinsip-prinsip budaya, ideologi bangsa, etika, moral, serta kearifan lokal. Melalui penguatan sumber daya manusia inilah yang mampu mewujudkan masyarakat yang berdaya dan berbudaya. Sektor ekonomi merupakan bagian dari penguatan sumber daya manusia, di mana dengan ekonomi yang layak akan mampu mewujudkan keluarga yang kuat dan berdaya. Sektor kesehatan memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap penguatan sumber daya manusia, sehingga layanan kesehatan menjadi hak semua warga tanpa terkecuali.
  • Kedua, program pemerintah yang melayani masyarakat. Indikator program pemerintah yang berorientasi pada pelayanan masyarakat adalah tata kelola program pemerintah yang memegang teguh prinsip efektif dan efisien. Di mana program pemerintah harus tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terbuka, dan bisa dipertanggungjawabkan (transparan dan akuntabel). Salah satu instrumen penting dalam memastikan program pemerintah yang efektif dan efisien adalah peran pengawasan dan evaluasi yang harus dikuatkan, baik melalui peran pengawas yang dibentuk pemerintah maupun peran pengawasan dari masyarakat. Terkadang peran pengawasan inilah yang tidak berjalan efektif dalam pelaksanaan program pemerintah, sehingga memunculkan berbagai masalah.
  • Ketiga, penegakan supremasi hukum. Penanganan proses dan keputusan hukum terkadang masih bersifat administratif dan masih jauh dari tegaknya supremasi hukum. Sehingga proses penegakan hukum yang berorientasi pada keadilan, humanis, dan kepastian hukum masih terasa penuh ketimpangan. Nampaknya permasalahan ini menjadi permasalahan nasional yang terus dikonstruksikan sampai pada level masyarakat di akar rumput, karena kelembagaan aparat penegak hukum bersifat struktural dari pusat sampai daerah. Padahal kita semua sadar bahwa ketika hukum tidak tegak, penanganannya tidak humanis, dan pelayanannya lambat dalam kepastian hukum, maka di sinilah kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan runtuh dan menciptakan stigma buruk di tengah-tengah masyarakat.
  • Keempat, partisipasi masyarakat. Secara formal prosedural, pemerintah sudah memiliki mekanisme partisipasi masyarakat dalam memberikan kontribusi terhadap kebijakan dan program pemerintah yang dikenal dengan istilah Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) yang digelar setiap tahun secara berjenjang. Namun dalam pelaksanaan dan implementasinya, seringkali hanya bersifat formalitas dan menggugurkan kewajiban, jauh dari substansi. Di sisi lain, Indonesia—lebih khusus Kabupaten Bogor—sangat kaya dengan masyarakat yang terlembaga, baik itu organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam berbagai konsentrasi, lembaga media, berbagai komunitas, dan sebagainya. Tentu lembaga-lembaga tersebut memiliki gagasan dan ide-ide yang tidak serta merta bisa terakomodir dalam Musrenbang tersebut. Begitupun dengan nalar kritis yang konstruktif dan masukan-masukan harus menjadi bagian penting dalam kebijakan dan program pemerintah. Terlebih saat ini didukung dengan media digital yang memudahkan menyampaikan pesan secara cepat dan masif.

Mudah-mudahan coretan kecil dan sederhana ini bisa menjadikan slogan Kuta Udaya Wangsa tidak hanya sekedar narasi populer, namun mampu menjadi spirit seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk menjadikan Kabupaten Bogor sebagai penggerak pembangunan, terutama pembangunan mental, spiritual, dan karakter bagi seluruh anak bangsa. Pada akhirnya, melahirkan sebuah peradaban yang maju di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Bogor.

Selamat Hari Jadi Bogor yang ke-544.

Tags: Hari Jadi Bogor 544Kuta Udaya WangsaOpini BogorPemkab BogorRudi SusmantoYusfitriadi
Share30Tweet19Send
Arsyit Syarifudin

Arsyit Syarifudin

Rekomendasi Untuk Anda

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Soroti Pentingnya SLHS bagi Dapur MBG

by Arsyit Syarifudin
May 28, 2026
0
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Soroti Pentingnya SLHS bagi Dapur MBG

AKTUALITA.CO.ID — Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, Achmad Yaudin Sogir, meminta seluruh media untuk turut mensosialisasikan pentingnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi...

Read more

‎DPD PAN Kabupaten Bogor Sembelih 2 Ekor Sapi, Ayi : Kurban Teladan Bagi Para Pemimpin‎

by Arsyit Syarifudin
May 28, 2026
0
‎DPD PAN Kabupaten Bogor Sembelih 2 Ekor Sapi, Ayi : Kurban Teladan Bagi Para Pemimpin‎

‎AKTUALITA.CO.ID _ Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Bogor lakukan penyembelihan dua ekor sapi pada hari kedua hari raya kurban Idul Adha 1447 Hijriah. Di...

Read more

‎Iduladha 1447 H: PWI Kabupaten Bogor Sembelih 1 Sapi dan 9 Kambing‎

by Arsyit Syarifudin
May 28, 2026
0
‎Iduladha 1447 H: PWI Kabupaten Bogor Sembelih 1 Sapi dan 9 Kambing‎

AKTUALITA.CO.ID - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026).‎‎Kegiatan berlangsung di Sekretariat PWI Kabupaten Bogor,...

Read more

Marlyn Maisarah Salurkan Hewan Kurban Presiden Prabowo, 32 Ribu Warga Jadi Penerima Manfaat

by Arsyit Syarifudin
May 26, 2026
0
Marlyn Maisarah Salurkan Hewan Kurban Presiden Prabowo, 32 Ribu Warga Jadi Penerima Manfaat

AKTUALITA.CO.ID – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra Marlyn Maisarah menyerahkan secara langsung hewan kurban milik Presiden RI Prabowo Subianto kepada masyarakat di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten...

Read more

Bogor Timur Tetap Berproses, Ketua Presidium Sebut Program Ekonomi Baru Bagian Persiapan Pemekaran

by Arsyit Syarifudin
May 26, 2026
0
Bogor Timur Tetap Berproses, Ketua Presidium Sebut Program Ekonomi Baru Bagian Persiapan Pemekaran

AKTUALITA.CO.ID – Ketua Presidium Bogor Timur Nafizul Al-Hafiz Rana menghadiri pembahasan pengembangan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Bogor Timur dan Bogor Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bogor. Ia menjelaskan, dalam...

Read more

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

‎UI dan BRIN Dorong Inovasi Desa Lewat Pelatihan Kaki Prostetik di Limusnunggal‎

‎UI dan BRIN Dorong Inovasi Desa Lewat Pelatihan Kaki Prostetik di Limusnunggal‎

May 20, 2026
Kabid PPO Dispora Bogor Dampingi Atlet NPCI di Kejurda Jabar 2025, Suntik Motivasi dan Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi

Kabid PPO Dispora Bogor Dampingi Atlet NPCI di Kejurda Jabar 2025, Suntik Motivasi dan Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi

December 9, 2025
Pemdes Babakan Madang Gelar Musrenbangdes, Fokus pada Penyusunan RKP 2026 dan Usulan 2027

Pemdes Babakan Madang Gelar Musrenbangdes, Fokus pada Penyusunan RKP 2026 dan Usulan 2027

September 26, 2025

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW