AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Bojongkoneng, Kamis (25/9/2025).
Kasi Kesra Desa Bojong Koneng, Wildan, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama. Namun keterbatasan anggaran membuat desa harus menentukan skala prioritas.
“Memang masih banyak infrastruktur yang belum terbangun, sementara anggaran terbatas. Sumber pendanaan kami dari Dana Desa, bantuan keuangan Kabupaten Bogor, dan Bankeu Provinsi Jawa Barat. Tahun 2025 saja, Pagu Anggaran hanya sekitar Rp700 juta dan itu dibagi ke lima dusun. Maka warga bersama RT dan RW diminta menetapkan prioritas mana yang harus didahulukan,” ujar Wildan.
Ia menambahkan, kondisi kontur tanah Bojongkoneng yang kerap memicu kendala pembangunan, termasuk pergeseran tanah. Bahkan ada beberapa rumah warga yang terdampak pergeseran lahan.
Sementara itu, Wahyudin, Kasipem Kecamatan Babakan Madang, menegaskan bahwa Musrenbangdes memiliki peran strategis dalam menyepakati arah pembangunan desa.
“Musrenbang ini untuk menyepakati Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 2026 dan Daftar Usulan RKP 2027. RKPDes ini disusun oleh Pemdes dengan berpedoman pada dokumen RPJMDes, memperhatikan hasil evaluasi capaian SDGs Desa, serta memperhitungkan perkiraan pendapatan transfer kepada Pemdes dari Pemerintah Kabupaten Bogor, Provinsi maupun APBN,” jelasnya.
Arsyit Syarifudin









