AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mempercepat pembangunan dan operasionalisasi Sentra Pelayanan Pangan dan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah. Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menargetkan sebanyak 4.800 SPPG akan beroperasi penuh pada November 2025.
“Kami menargetkan seluruh 4.800-an SPPG di Jawa Barat sudah beroperasi penuh pada akhir November tahun ini,” ujar Erwan kepada Aktualita.co.id, Selasa (14/10/25).
Menurut Erwan, hingga saat ini sudah terbangun sekitar 2.600 SPPG, atau sekitar 55 persen dari total target. Program ini disebut telah menjangkau lebih dari 7 juta penerima manfaat di berbagai daerah di Jawa Barat.
Ia menegaskan, pemerintah optimistis target tersebut dapat tercapai melalui konsolidasi dan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga terkait, serta masyarakat. “Kami optimistis, dengan konsolidasi ini, pelayanan gizi kepada masyarakat akan semakin baik, aman, dan berkualitas,” ungkapnya.
Selain itu, Erwan menekankan bahwa seluruh SPPG wajib memenuhi standar sertifikasi higenis dan sanitasi. Hal ini menjadi langkah preventif untuk mencegah terulangnya kasus-kasus keracunan pangan yang sempat terjadi sebelumnya.
Dengan beroperasinya seluruh SPPG, Pemprov Jawa Barat berharap distribusi pangan bergizi dan pelayanan gizi masyarakat dapat lebih merata, sehingga mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di seluruh wilayah provinsi. (Rz)









