AKTUALITA.CO.ID – Aksi kepedulian kembali ditunjukkan oleh komunitas jurnalis dan relawan kemanusiaan. Pers Motor Club (PMC) bersama lembaga kemanusiaan Indonesia CARE menyalurkan bantuan logistik dan layanan kesehatan untuk warga terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Kampung Pamokoan, Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Perjalanan menuju lokasi tidaklah mudah. Hujan rintik-rintik yang masih mengguyur kawasan Cisolok membuat jalan licin dan berbahaya. Sejumlah titik longsoran juga menutup sebagian akses jalan. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat para relawan dan jurnalis PMC untuk tetap melaju menggunakan motor dan mobil menuju lokasi yang sulit dijangkau.
Setibanya di lokasi, tim gabungan PMC dan Indonesia CARE langsung menyalurkan bantuan logistik serta membuka layanan kesehatan gratis bagi ratusan warga yang terdampak.
Direktur Jaringan Relawan Indonesia CARE Mohammad Syahri atau yang akrab disapa Bang Choy, mengatakan aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami dampak langsung bencana alam.
“Kami datang bukan hanya membawa obat, tetapi juga membawa semangat kepedulian. Melihat warga tersenyum meski dalam kondisi sulit, itu sudah menjadi energi tersendiri bagi kami,” ujar Choy, kepada Aktualita.co.id Minggu (09/11/25).
Dalam aksi ini, tim medis Indonesia CARE yang terdiri dari dr. Dindana Caesarea, dr. Dayang Indah Milennia Komalasari, Indri Retno Putranti, dan Faza Ahluna memberikan layanan kesehatan kepada warga, baik di posko utama maupun melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah warga yang terisolir.
“Bagi kami, kepedulian tidak mengenal cuaca, lokasi, dan jarak. Selama masih ada yang membutuhkan, kami akan datang dan berbuat semampu kami,” ungkap Indri Retno Putranti.
“Dalam kondisi darurat seperti ini, masyarakat sering menunda berobat karena takut akses sulit. Kami berusaha memastikan setiap warga tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” tambah dr. Dindana Caesarea.
Presiden PMC Billy Adhyaksa mengapresiasi kolaborasi lintas profesi ini. Menurutnya, sinergi antara jurnalis dan tenaga medis menunjukkan bahwa kepedulian sosial bisa datang dari siapa saja.
“Sinergi antara relawan media dan tenaga kesehatan ini membuktikan bahwa kepedulian bisa datang dari mana saja. Kami akan terus hadir di tengah masyarakat ketika dibutuhkan,” kata Billy.
Selain memberikan pelayanan medis, tim PMC juga menyiapkan pendampingan kesehatan lanjutan serta bantuan logistik ringan seperti bahan makanan, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya bagi masyarakat terdampak bencana.
Billy menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan solidaritas sosial. “Kami percaya bahwa gotong royong adalah kekuatan utama kita. Selama masih ada yang membutuhkan, kami akan terus bergerak,” tegasnya.
Diketahui, pada 28 Oktober 2025 lalu, bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah Cisolok, Sukabumi. Hingga kini, beberapa lokasi masih terisolir dan minim bantuan, termasuk Kampung Pamokoan yang menjadi salah satu titik terparah.
Di kampung tersebut, sembilan rumah tertimbun longsor, dan sejumlah ruas jalan utama nyaris terputus akibat material tanah yang menutup akses. Aksi cepat dari berbagai pihak, termasuk PMC dan Indonesia CARE, menjadi harapan baru bagi warga yang masih berjuang memulihkan kehidupan mereka pascabencana. (Rz)









