AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali membuat gebrakan baru dalam mendukung sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat lokal. Dalam waktu dekat, Pemkab Bogor akan membangun Pasar Petani Garuda, yang berlokasi tak jauh dari Kantor Pemerintah Kabupaten Bogor, tepatnya di seberang Hutan Kota Jalan Tegar Beriman, Cibinong.
Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau langsung lahan seluas lebih dari dua hektare milik Pemkab Bogor yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan pasar tersebut. Ia menyebutkan, pasar ini nantinya akan menjadi ruang bagi kelompok tani untuk beraktivitas, berjualan, sekaligus mempercantik kawasan kota dengan tanaman buah dan tanaman hias.
“Di sini akan dibuat Pasar Petani Garuda. Kami meninjau beberapa lahan pemda yang belum dimanfaatkan agar bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya di Kelurahan Sukahati dan sekitarnya, di mana banyak kelompok petani tanaman buah,” jelasnya, Selasa (11/11/25).
Menurut Rudy, pembangunan Pasar Petani Garuda merupakan bentuk optimalisasi aset daerah agar tidak menjadi lahan tidur. Selain menjadi tempat berkumpulnya para petani, pasar ini juga akan menjadi pusat pembibitan, edukasi, serta lokasi transaksi jual-beli hasil pertanian kepada masyarakat yang melintas, terutama saat kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Tegar Beriman.
“Saat Car Free Day, masyarakat bisa berolahraga sambil berpartisipasi dalam penghijauan. Mereka bisa menanam pohon atau membeli tanaman langsung dari petani lokal. Jadi kawasan ini bukan hanya hijau dan rindang, tapi juga produktif secara ekonomi,” tuturnya.
Selain untuk pemberdayaan petani, Pemkab Bogor juga memastikan kenyamanan pengunjung dengan menyediakan lahan parkir, toilet, dan mushola.
Terkait kondisi lahan yang sebagian tergerus erosi sungai, Bupati Rudy mengatakan telah meminta Dinas PUPR untuk memasang bronjong penahan agar tanah tidak semakin berkurang.
“Luas aset pemda sekitar dua hektare lebih, namun sebagian tergerus oleh sungai. Maka kami minta Dinas PUPR segera melakukan penanganan agar tanah tetap aman dan stabil,” ujarnya.
Rudy juga menegaskan, seluruh fasilitas yang disediakan Pemkab bersifat gratis. Pemerintah hanya memfasilitasi dan memberikan wadah bagi kelompok tani yang telah memiliki legalitas resmi.
“Kami sudah berkoordinasi dengan kelompok tani, khususnya yang berada di Kecamatan Cibinong. Petani lokal akan diprioritaskan. Kalau masih memungkinkan, kami juga akan membuka peluang bagi petani dari luar wilayah untuk bergabung,” jelasnya.
Rudy menargetkan, pembangunan awal Pasar Petani Garuda akan mulai dikerjakan maksimal satu minggu ke depan. “Pemkab Bogor berkomitmen agar lahan milik pemerintah bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Kami ingin kawasan ini menjadi ruang hijau yang hidup, produktif, dan memberi nilai ekonomi bagi petani lokal,” tutupnya. (Rz)









