AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) serius memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menyentuh setiap lapisan masyarakat. Komitmen ini disosialisasikan kepada warga di Kampung Rawajeler, Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Jumat (28/11/2025
Hadir dalam acara Dinas kesehatan kabupaten Bogor Ibu Niar, ibu Neneng dan Bapak Robert, peserta SPPG, Puskemas Bojong Bapak Mamat dan Ibu Fajar, Korcam Klapanunggal Hamzah dan 200 pesertaSPPG.
“Program ini tidak hanya sekadar menyediakan makanan bergizi, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam membangun generasi sehat dan produktif di masa depan,”tandas Robert saat sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sosialisasi yang melibatkan perwakilan DPR RI dan BGN ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang untuk mendukung keberhasilan program MBG di tingkat daerah.
Robert pun menjelaskan bahwa pemerataan distribusi makanan bergizi hingga ke pelosok desa harus dijaga agar seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan ibu hamil, mendapatkan manfaatnya.
Untuk menjamin kualitas dan pemerataan program, Robert meminta masyarakat berperan aktif dalam pengawasan.
“Apabila ada kendala seperti makanan tidak higienis atau keluhan lainnya, masyarakat dapat melapor melalui portal pengaduan yang telah disiapkan BGN. Dukungan dan pengawasan dari masyarakat akan memperkuat pelaksanaan program ini,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Koordinator Kecamatan (Korcam) Klapanunggal, Hamzah, mengingatkan seluruh pihak yang terlibat untuk selalu berhati-hati dan menjalin koordinasi yang baik.
“Saya menghimbau agar selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan aparat setempat, baik lintas RT/RW, Desa, Kecamatan, dan yang paling penting adalah Puskesmas, Koramil, dan Polsek, karena ini adalah program prioritas pemerintah di seluruh Indonesia,” tegas Hamzah.
Ia berharap Kepala SPPG yang ada di Kecamatan Klapanunggal ini selalu berkoordinasi saat persiapan atau running, pentingnya penekanan terhadap Hygiene menjaga lingkungan agar bersih, mencegah adanya penyakit dan pengaruh besar untuk sanitasi baik air bersih lingkungan bersih dari limbah sampah jangan numpuk lama upayakan bersih dan percayakan masyarakat sekitar untuk mengelola.
Utamakan tenaga kerja yang ada di sekitar dapur masing-masing bagi yang belum kerja. Kini dapur di kecamatan Klapanunggal baru ada 5 yang sudah mulai 2 beroperasi dan 3 sedang persiapan kini sedang pemerataan penerima manfaat hingga kini penerima manfaat sudah terupdate 10.000 PM lebih dan awal mulai pendistribusian Penerima manfaat harus bertahap sesuai juknis dan SOP BGN (Badan Gizi Nasional).” Tutup Hamzah (Andi.F)









