AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menggelar acara tasyakuran usai meraih peringkat ketiga desa terbaik se-Jawa Barat dalam Evaluasi Kinerja Anugerah Sri Baduga Pemerintah Desa Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Gunung Putri, Selasa (6/1/2026).
Kepala Desa Gunung Putri Daman Huri mengatakan acara tasyakuran ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus apresiasi atas capaian yang berhasil diraih Desa Gunung Putri di tingkat provinsi. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, Desa Gunung Putri dinobatkan sebagai desa terbaik ketiga di Jawa Barat. Tasyakuran hari ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong agar kinerja kita ke depan semakin meningkat, bukan justru menurun setelah evaluasi selesai,” ujar Daman Huri kepada Aktualita.co.id, di lokasi.
Ia menambahkan, pelaksanaan tasyakuran sepenuhnya merupakan inisiatif masyarakat, dari, oleh, dan untuk warga Desa Gunung Putri.
Menurutnya, soliditas dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan desa dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
Daman Huri juga menjelaskan bahwa proses evaluasi kinerja tahun 2025 jauh lebih menantang dibandingkan lomba desa pada tahun 2022. Hal ini dikarenakan sistem penilaian dilakukan secara menyeluruh, mendalam, dan bersifat tertutup oleh tim juri dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kita dua kali mendapatkan juara III, dan yang tahun 2025 ini bukan sekadar lomba desa biasa, melainkan evaluasi kinerja. Ada lebih dari 200 instrumen data dan dokumen yang harus diunggah. Bahkan, tim juri melakukan penilaian secara senyap dan turun langsung ke lapangan, termasuk pada malam hari tanpa sepengetahuan pemerintah desa, untuk melihat kondisi riil masyarakat,” jelasnya.
Atas prestasi tersebut, kata Daman Huri, Desa Gunung Putri menerima dana pembinaan sebesar Rp6 miliar. Terkait pemanfaatan dana pembinaan, ia menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dan regulasi lanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kami masih menunggu juknis atau Peraturan Gubernur terkait pembagian persentase anggaran untuk masing-masing bidang. Yang pasti, penggunaannya akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Tak hanya itu, Untuk memeriahkan acara tasyakuran, Pemerintah Desa Gunung Putri juga menggelar lomba foto dan video pendek yang diunggah melalui media sosial. Kegiatan ini terbuka bagi seluruh warga yang memiliki KTP Desa Gunung Putri tanpa batasan usia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor Hadijana yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi atas capaian yang diraih Desa Gunung Putri.
“Kami apresiasi dan terima kasih kepada Pak Kades beserta seluruh jajaran Pemerintah Desa dan masyarakat Gunung Putri yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bogor. Prestasi ini diharapkan bisa menjadi contoh dan motivasi bagi desa-desa lainnya,” pungkasnya.
(Retza)









