AKTUALITA.CO.ID — Guna memperluas jangkauan edukasi kesiapsiagaan bencana, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor memperkuat sinergi dengan insan pers. Kegiatan yang digelar di Mako Damkar Cibinong pada Jumat (9/1/2026) ini bertujuan menjadikan jurnalis sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi penanggulangan darurat.
Dalam agenda tersebut, para jurnalis dibekali keterampilan praktis, mulai dari teknik penanganan kebocoran gas LPG, pemadaman api awal, hingga prosedur evakuasi korban di dalam gedung tinggi. Selain itu, materi penanganan reptil (ular) juga diberikan mengingat tingginya laporan gangguan hewan liar di musim hujan.
Selain praktik lapangan, Damkar Kabupaten Bogor memperkenalkan inovasi digital terbaru mereka, yakni Sistem Informasi Pemadam Kebakaran Komprehensif Berbasis Risiko (Simpadampro).
“Aplikasi ini memungkinkan data penanganan kebakaran dan operasi penyelamatan dipantau secara real-time. Ini memudahkan pengambilan keputusan yang cepat dan akurat di lapangan,” jelas Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa.
Jurnalis Sebagai Jembatan Edukasi Yudi Santosa menegaskan bahwa media massa memiliki peran vital sebagai jembatan informasi. Menurutnya, edukasi kebencanaan harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya saat terjadi musibah.
“Jurnalis adalah keluarga bagi kami. Melalui pemberitaan yang cepat dan akurat, masyarakat bisa lebih siap dan tanggap terhadap risiko kebakaran maupun kondisi darurat lainnya. Terima kasih atas dukungan rekan-rekan selama ini,” ungkap Yudi kepada Aktualita.co.id.
Penguatan hubungan ini diharapkan dapat menekan angka kerugian akibat kebakaran di wilayah Kabupaten Bogor melalui informasi preventif yang mudah dipahami masyarakat luas.
(Pandu)









