AKTUALITA.CO.ID – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya peran aparatur pemerintah sebagai garda terdepan dalam membangun komunikasi publik yang kuat di era digital.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Talkshow 3 Pilar bertema komunikasi publik bagi aparatur pemerintah di tengah arus misinformasi yang berlangsung di Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor.
Rudy Susmanto menyoroti tantangan komunikasi publik yang kini semakin kompleks. Menurutnya, berbagai program dan kerja nyata pemerintah kerap tidak tersampaikan secara utuh kepada masyarakat, terutama di tengah derasnya arus informasi di media sosial.
“Kita merasa sudah bekerja dengan baik, tetapi ketika dilihat di media sosial, seakan-akan kita belum berbuat apa-apa. Ini menjadi tantangan bagi kita semua,” ujar Rudy.
Ia menegaskan, setiap aparatur pemerintah tidak hanya berperan sebagai pelayan masyarakat, tetapi juga menjadi penyampai informasi atau juru bicara pemerintah kepada publik.
“Kita ini bukan hanya pelayan masyarakat, tetapi juga juru bicara pemerintah. Apa yang kita lakukan harus mampu kita komunikasikan dengan baik,” tegasnya.
Rudy juga mengingatkan bahwa media sosial memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik. Menurutnya, ketika narasi negatif sudah berkembang di tengah masyarakat, upaya klarifikasi sering kali menjadi sulit diterima.
“Saat narasi sudah terbentuk, apa pun yang kita sampaikan bisa dianggap salah. Maka kita harus hadir dengan komunikasi yang jelas, fakta yang kuat, dan pendekatan yang menyejukkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Bogor disebut terus berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kami berdiri bersama masyarakat. Tidak mungkin pemerintah tidak berpihak kepada rakyat. Karena itu, sinergi dan komunikasi yang baik harus terus kita jaga,” pungkasnya.
(Retza)









