AKTUALITA.CO.ID _ Di tengah tren kendaraan premium yang kian menitikberatkan nilai jangka panjang, GAC M8 berhasil mencuri perhatian industri otomotif. MPV flagship besutan GAC Group ini dinobatkan sebagai MPV merek Tiongkok dengan nilai jual kembali tertinggi, berdasarkan December 2025 China Automobile Retention Rate Report yang dirilis China Automobile Dealers Association bersama JingZhen Valuation.
Dalam laporan tersebut, GAC M8 mencatat retention rate tiga tahun sebesar 55,5 persen, sebuah pencapaian yang menegaskan bahwa kemewahan dan teknologi tinggi dapat berjalan seiring dengan stabilitas nilai investasi. Bahkan di kategori MPV merek independen, Trumpchi M8 nama GAC M8 di pasar domestik mencatat tingkat retensi lebih tinggi hingga 59,1 persen.
Marketing Communication & Public Relations GAC Indonesia, Valdo Prahara, menyebut capaian tersebut mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk GAC. “Nilai jual kembali yang tinggi menunjukkan bahwa GAC M8 tidak hanya menarik saat pertama dibeli, tetapi juga tetap bernilai dalam jangka panjang. Ini berkat kualitas manufaktur, teknologi yang relevan, serta positioning produk yang kuat,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (17/1/26).
Diproduksi langsung di Tiongkok, GAC M8 dipasarkan di Indonesia dengan harga mulai Rp479 juta. Sepanjang tahun 2025, model ini tercatat telah terjual lebih dari puluhan ribu unit secara global, dengan pasar Tiongkok sebagai kontributor utama, sementara penetrasi di pasar internasional termasuk Asia Tenggara terus menunjukkan tren positif.
Dari sisi gaya hidup modern, GAC M8 dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara premium. Interiornya mengusung konsep smart moving lounge dengan HarmonySpace 5 cockpit, dukungan hingga tujuh layar terintegrasi, serta kursi baris kedua berfitur pijat kelas SPA, yang menyasar kalangan keluarga mapan dan profesional aktif.
Pengamat otomotif dan gaya hidup urban, Rudi Hartono, menilai GAC M8 mampu menjawab kebutuhan konsumen MPV premium masa kini. “MPV saat ini bukan sekadar soal kapasitas penumpang, tetapi pengalaman berkendara. GAC M8 memadukan kenyamanan, teknologi, dan prestise, sehingga wajar jika nilai jual kembalinya tetap tinggi dibanding kompetitor di kelasnya,” kata Rudi.
Dari sisi teknis, GAC M8 dibekali mesin 2.0 TGDI bertenaga 185 kW, dipadukan dengan fitur Level-2 Driving Assistance yang mendukung keselamatan dan kenyamanan berkendara. Keunggulan lainnya dibanding MPV sekelasnya terletak pada kualitas peredaman kabin, kelengkapan fitur standar, serta efisiensi performa yang tetap optimal untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Lebih dari sekadar MPV mewah, GAC M8 kini diposisikan sebagai investasi mobilitas jangka panjang, menawarkan kenyamanan kelas premium tanpa mengorbankan nilai jual kembali di masa depan.
(sheila)









