AKTUALITA.CO.ID – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Ferry Roveo Checanova meninjau langsung kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Sasanawiyata, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja. Senin (9/2/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan usai Ferry menerima aspirasi masyarakat terkait kondisi bangunan sekolah saat kegiatan Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Masa Sidang II Tahun 2025–2026 Daerah Pemilihan (Dapil) I Kecamatan Sukaraja, yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Sukaraja, pada hari yang sama.
Ferry Roveo Checanova mengaku prihatin sekaligus merasa bertanggung jawab atas kondisi sekolah yang dinilainya sangat memprihatinkan.
“Ini kesalahan dan kelalaian saya. Selama tujuh tahun menjabat sebagai anggota dewan, ternyata masih ada sekolah dengan kondisi seperti ini. Alhamdulillah, saat reses kemarin informasi kerusakan SDN Sasanawiyata 02 disampaikan, sehingga saya berinisiatif mewakili teman-teman dari Dapil I untuk meninjau langsung,” ujar Vio sapaan Akrabnya.
Vio menjelaskan, terdapat dua ruang kelas yang masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) dalam satu hamparan bangunan yang kondisinya rusak. Hal ini dinilai sangat membahayakan keselamatan siswa maupun guru.
“Kami khawatir jika terjadi sesuatu pada bangunan tersebut. Dampaknya tentu sangat berbahaya bagi siswa dan guru yang sedang menjalani proses belajar mengajar,” katanya.
Melalui kunjungan langsung ini, Vio bersama anggota DPRD dari Dapil I mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan agar segera melakukan perbaikan, bahkan pembangunan baru terhadap SDN Sasanawiyata 02.
“Kami mendorong agar pembangunan SDN Sasanawiyata 02 masuk dalam anggaran perubahan parsial tahun 2026 atau paling lambat di APBD tahun 2027. Ini menyangkut masa depan anak-anak dan masa depan bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Vio mengungkapkan bahwa terdapat satu ruang kelas yang sudah tidak digunakan selama enam tahun terakhir karena mengalami kerusakan berat.
Oleh sebab itu, para anggota DPRD dari Komisi I, II, III, dan IV dapil I sepakat mendorong agar pembangunan sekolah tersebut masuk dalam skala prioritas.
“Informasi dari para guru menyebutkan bangunan SDN Sasanawiyata 02 berdiri sejak tahun 1982 dan belum pernah direhab maupun dibangun ulang. Dengan kondisi tiang yang sudah lapuk dan beton yang rapuh, kami menilai sekolah ini harus dibangun baru, bukan sekadar direhabilitasi,” jelas Vio.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor H. Achmad Maulana menyatakan dukungannya terhadap upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Dapil I.
“Kita tidak lagi berbicara lintas komisi, tetapi lintas Dapil I. Sekolah-sekolah yang kondisi bangunannya sudah rusak berat harus kita dorong agar diprioritaskan, baik untuk pembangunan baru maupun rehabilitasi,” tegasnya.
Dengan adanya peninjauan langsung ini, DPRD Kabupaten Bogor berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret demi menjamin keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar bagi para siswa dan tenaga pendidik.
(Retza)









