AKTUALITA.CO.ID – Kecamatan Cileungsi menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Kabupaten Bogor.
Berdasarkan data Pemerintah Kecamatan Cileungsi, jumlah penduduk di wilayah tersebut hampir mencapai 300 ribu jiwa dan menempati posisi ketiga terbanyak di Kabupaten Bogor.
Camat Cileungsi, Adi Henryana mengatakan pelayanan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Kecamatan Cileungsi mulai dilaksanakan sejak awal Februari 2026. Namun, kuota pencetakan yang tersedia setiap hari masih terbatas.
“Sejak 1 Februari 2026, pencetakan e-KTP di Kecamatan Cileungsi mendapatkan kuota sebanyak 70 keping per hari,” ujar Adi Henryana, Sabtu (7/3/2026).
Ia menjelaskan, dari total kuota tersebut dibagi menjadi dua kategori layanan. Sebanyak 50 keping dialokasikan untuk pemohon lama, seperti perubahan data, KTP hilang, rusak, maupun pembaruan data lainnya. Sementara itu, 20 keping sisanya diperuntukkan bagi pemohon pemula yang baru melakukan perekaman e-KTP.
Menurut Adi, masyarakat yang ingin mengajukan pencetakan e-KTP untuk kategori pemohon lama diwajibkan mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi SILOKA yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor.
Meski demikian, Ia mengakui kuota pencetakan e-KTP sebanyak 70 keping per hari masih belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat di Kecamatan Cileungsi yang memiliki jumlah penduduk cukup besar.
“Kalau berbicara kuota 70 keping per hari tentu untuk Kecamatan Cileungsi masih dirasa kurang. Karena untuk perekaman pemula saja dalam sehari bisa mencapai 30 sampai 40 orang. Belum lagi masyarakat yang mengurus perbaikan data, perubahan data, maupun kehilangan KTP,” jelasnya.
Kendati begitu, Adi menyebut, Kecamatan Cileungsi sudah mendapatkan kuota pencetakan yang lebih banyak dibandingkan beberapa kecamatan lain di Kabupaten Bogor.
“Alhamdulillah kita sudah diberi kuota lebih banyak dibandingkan kecamatan lain. Mudah-mudahan ke depan bisa ditambah lagi, karena memang jumlah penduduk Kecamatan Cileungsi hampir 300 ribu jiwa dan menjadi terbesar ketiga di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
(Pandu)









