AKTUALITA.CO.ID – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor turut ambil bagian dalam ajang turnamen futsal Satria Super League yang digelar oleh pengurus DPC Satria Gerindra di GOR Tenis Kapten Muslihat, Cibinong, Kabupaten Bogor. Jumat (24/04/26).
Kehadiran BNNK Bogor dalam kegiatan ini tidak sekadar memberikan dukungan, tetapi juga menghadirkan langkah konkret pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Dalam kesempatan tersebut, BNNK Bogor menyediakan layanan tes urine bagi peserta, pelatih, ofisial tim, hingga panitia sebelum pertandingan dimulai.
Ketua Tim Rehabilitasi BNNK Kabupaten Bogor Imam Maulana mengatakan, kolaborasi ini sebagai langkah positif dalam melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba.
“Ini sangat luar biasa. Baru pertama kali kami digandeng oleh komunitas seperti Satria. Kami ingin semua stakeholder, termasuk komunitas di Kabupaten Bogor, terlibat dalam upaya pencegahan narkoba,” ujarnya.
Imam mengungkapkan, Berdasarkan data tahun 2025, sekitar 2,1 persen terindikasi menggunakan narkoba. Angka tersebut dinilai menjadi peringatan serius, termasuk bagi wilayah Kabupaten Bogor.
“Tidak menutup kemungkinan di Kabupaten Bogor juga ada yang terdeteksi. Karena itu, melalui kegiatan seperti ini kami ingin memberikan semangat, dorongan, dan motivasi, terutama kepada generasi muda, termasuk para atlet futsal yang merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan,” jelasnya.
Ia juga mengatakan, tes urine dilakukan secara sampling terhadap beberapa pihak, mulai dari peserta Satria, perwakilan wasit, pelatih, hingga pelaku UMKM yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap tidak ada peserta yang terindikasi menggunakan narkoba. Jika pun ditemukan indikasi, pendekatan yang dilakukan bukanlah penegakan hukum, melainkan rehabilitasi.
“Kami mengedepankan sisi kemanusiaan. Untuk bandar dan pengedar, kami tegas. Tapi untuk pengguna, kami fokus pada upaya pemulihan melalui rehabilitasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Imam mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor ke BNN jika kecanduan atau pernah memakai narkoba.
Ia memastikan bahwa BNN tidak serta-merta melakukan proses hukum terhadap pengguna, melainkan memberikan layanan rehabilitasi secara gratis.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya di Kabupaten Bogor dan seluruh Indonesia, jika pernah mencoba atau menjadi pengguna narkoba, jangan diam. Segera lapor diri ke BNN. Tidak ada biaya, semua gratis, dan kami fokus pada pemulihan,” pungkasnya.
(Retza)









