AKTUALITA.CO.ID – Dugaan praktik jual-beli jabatan yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor kini memasuki tahap penanganan hukum.
Sebelumnya, kasus tersebut telah diperiksa oleh Inspektorat dan dilimpahkan kepada aparat penegak hukum di Polres Bogor.
Menanggapi hal itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada kepolisian.
“Yang menetapkan salah dan tidaknya adalah aparat penegak hukum, maka kami serahkan kepada Polres Bogor,” ujarnya kepada Aktualita.co.id, Kamis (30/04/26).
Ia meminta penyelidikan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mengungkap secara terang dugaan praktik tersebut.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk menciptakan sistem birokrasi yang bersih dan transparan di lingkungan Pemkab Bogor.
“Mudah-mudahan nanti penyelidikan dapat dikembangkan lebih lanjut,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan tegas kepada seluruh ASN bahwa tidak boleh ada praktik berbayar dalam proses karier di pemerintahan. Menurutnya, setiap pegawai harus mengandalkan kinerja dan kompetensi, bukan koneksi maupun uang.
“Pesan saya hanya satu, hari ini berkarier di Bogor, siapapun ASN atau PNS, tidak ada satupun yang berbayar. Kalau ada yang menemukan praktik berbayar, segera laporkan kepada saya,” tegasnya.
Ia bahkan menyatakan akan memberikan penghargaan bagi ASN yang berani melaporkan praktik tersebut. “Saya akan naikan jabatannya,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Rudy juga menyoroti masih adanya kekhawatiran di kalangan ASN untuk maju dan mengembangkan karier karena merasa tidak memiliki kedekatan dengan pejabat atau keterbatasan finansial.
Padahal, Kabupaten Bogor memiliki banyak ASN dan PNS yang kompeten dan berpotensi.
Oleh karena itu, di era kepemimpinan bersama Wakil Bupati Ade Ruhandi, ia mengajak seluruh aparatur untuk menunjukkan ide, gagasan, dan kinerja terbaik dalam membangun daerah.
“Ketika Anda sudah menunjukkan kinerja terbaik, tidak perlu takut dinilai oleh siapapun. Kami pasti akan melihat, dan Anda berpeluang menduduki jabatan strategis untuk bersama-sama melayani masyarakat Kabupaten Bogor,” tandasnya.
(Retza)









