AKTUALITA.CO.ID – Momen Iduladha identik dengan olahan daging sapi dan kambing. Namun, banyak orang mengeluhkan daging qurban terasa keras atau alot saat dimasak. Padahal, dengan teknik yang tepat, daging bisa menjadi lebih empuk dan lezat.
Salah satu langkah penting adalah tidak langsung memasak daging setelah dipotong. Daging sebaiknya didiamkan terlebih dahulu di dalam kulkas selama beberapa jam agar serat otot lebih rileks.
Selain itu, cara memotong juga memengaruhi tekstur daging. Memotong daging melawan arah serat dipercaya membuat daging lebih mudah dikunyah.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan bahan alami untuk membantu mengempukkan daging, seperti nanas, pepaya muda, atau kiwi. Namun penggunaannya tidak boleh terlalu lama karena dapat membuat tekstur daging menjadi terlalu lembek.
Untuk proses memasak, metode api kecil dalam waktu lama dinilai paling efektif, terutama untuk masakan seperti Rendang, Semur daging, atau Gulai kambing. Teknik ini membantu jaringan daging melunak secara perlahan.
Bagi yang ingin lebih praktis, penggunaan panci presto juga bisa menjadi solusi karena mampu mengempukkan daging dalam waktu lebih singkat.
Khusus untuk daging kambing, aroma prengus dapat dikurangi dengan membuang lemak berlebih dan menggunakan rempah-rempah seperti jahe, serai, dan daun jeruk saat memasak.
Dengan pengolahan yang tepat, daging qurban tidak hanya lebih empuk, tetapi juga semakin nikmat disantap bersama keluarga.
(Deni Supriadi)









