AKTUALITA — Upaya pemerintah memperkuat layanan kesehatan primer melalui pembangunan dan renovasi puskesmas dinilai perlu diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) serta dukungan operasional yang memadai. Hal tersebut disampaikan anggota Komisi IX DPR RI, Heru Tjahjono, dalam rapat kerja bersama Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta.
Dalam rapat tersebut, Heru mengapresiasi langkah pemerintah yang terus memperkuat layanan kesehatan dasar melalui peningkatan fasilitas puskesmas di berbagai daerah. Namun, ia menegaskan bahwa keberadaan infrastruktur dan peralatan kesehatan saja belum cukup tanpa didukung tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah puskesmas yang menghadapi keterbatasan tenaga medis yang mampu mengoperasikan alat kesehatan yang telah tersedia. Kondisi ini berpotensi menghambat transformasi layanan kesehatan primer yang bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Peralatan kesehatan yang sudah tersedia harus diiringi dengan kesiapan dokter dan tenaga kesehatan agar pelayanan dapat berjalan optimal,” ujar Heru.
Selain persoalan SDM, Heru juga menyoroti tantangan akses pelayanan kesehatan di wilayah terpencil dan kepulauan. Ia menilai kondisi geografis yang sulit dijangkau masih menjadi kendala yang memengaruhi pelayanan kepada masyarakat sekaligus mobilitas tenaga kesehatan.
Untuk itu, Heru mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung operasional puskesmas, termasuk penyediaan sarana transportasi bagi tenaga kesehatan yang bertugas di daerah dengan akses terbatas. Dukungan tersebut dinilai penting agar petugas kesehatan dapat menjalankan tugas pelayanan secara maksimal.
Heru menegaskan, keberhasilan penguatan layanan kesehatan primer harus ditopang oleh ketersediaan tenaga kesehatan yang kompeten, sistem penempatan SDM yang efektif, serta dukungan logistik dan operasional yang memadai. Dengan pendekatan tersebut, puskesmas diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan dasar yang berkualitas, merata, dan mudah diakses oleh masyarakat di seluruh Indonesia.
(Deni Supriadi)









