AKTUALITA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Depok resmi menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dan Politik (STIHP) Pelopor Bangsa melalui penandatanganan program beasiswa pendidikan strata satu (S1).
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, program beasiswa tersebut merupakan hasil gotong-royong seluruh kader Partai Gerindra sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam bidang pendidikan.
“Ini beasiswa murni hasil gotong-royong kader Partai Gerindra. Target kami tahun ini 100 anak bisa kuliah di STIHP Pelopor Bangsa,” ujar Pradi Minggu (14/06/26).
Menurutnya, program beasiswa ini diprioritaskan bagi kader Partai Gerindra yang belum melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada periode 2023 hingga 2026. Namun demikian, kesempatan juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin bergabung sebagai kader setelah melalui proses verifikasi yang telah ditetapkan.
Ia menegaskan, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk kader yang berintegritas, kompeten, dan memiliki pemahaman yang baik di bidang hukum maupun politik.
Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok Hamzah menyebut program ini lahir dari semangat untuk turut mencerdaskan kehidupan bangsa melalui jalur pendidikan.
“Kalau setiap tahun ada 100 orang yang kuliah, maka dalam lima tahun ke depan kita bisa memiliki 500 sarjana yang siap mengabdi dan turun langsung ke masyarakat,” katanya.
Hamzah juga memastikan bahwa seluruh pembiayaan program beasiswa tersebut berasal dari swadaya internal Partai Gerindra tanpa menggunakan dana pemerintah.
“Program ini sepenuhnya didanai oleh kader Partai Gerindra dan tidak menggunakan dana APBD maupun APBN,” tegasnya.
Di sisi lain, Rektor STIHP Pelopor Bangsa, Mohamad Ali Syaifudin menyambut positif kolaborasi yang terjalin antara institusinya dengan DPC Partai Gerindra Kota Depok.
Menurutnya, kerjasama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendidikan hukum dan politik sekaligus mencetak generasi muda yang memiliki integritas tinggi.
“Alhamdulillah kerja sama ini dapat terjalin. Ke depan kami ingin membangun budaya hukum dan politik yang lebih kuat melalui pendidikan,” ujarnya.
“STIHP Pelopor Bangsa juga berencana mengembangkan jenjang pendidikan dengan membuka program pascasarjana (S2) apabila program kerja sama tersebut berjalan sesuai target dan harapan,” pungkasnya.
(Retza)









