AKTUALITA.CO.ID _ Puskesmas Leuwisadeng di datangi oleh Ormas BPPKB karena di sebut tidak melayani pasien. Jum’at (26/4/24). Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Leuwisadeng Kompol Agus Suprianto yang membenarkan adanya miskomunikasi antara pasien yang merupakan anggota BPPKB dengan petugas IGD Puskesmas Leuwisadeng.
” Kejadiannya pada hari Selasa (23/4/24) sekitar pukul 13.30, dimana pasien RW Hari alias Jepang marah-marah kepada petugas IGD Puskesmas Leuwisadeng karena merasa tidak dilayani, hingga akhirnya aksi tersebut viral di media sosial,” ungkapnya kepada Aktualita.co.id.

Kompol Agus menyebut, Pada hari ini RW Hari alias Jepang datang untuk berobat ke IGD Puskesmas Leuwisadeng. Oleh pihak IGD yang bersangkutan dilayani dan dilakukan Tes Laboratorium untuk memastikan penyakit yang dideritanya, karena agak lama menunggu hasil laboratorium, RW Hari alias Jepang pergi ke RSUD Leuwiliang namun tidak tahu tujuannya apa.
” Sekitar pukul 13.30 wib RW Hari kembali lagi ke IGD Puskesmas Leuwisadeng sambil membawa sebilah sajam (Golok) dan didampingi ormas BPPKB,” terangnya.
Ia menyebut, RW Hari langsung marah-marah ke team medis IGD. Lalu ia di bawa pulang oleh Ormas BPPKB dan pada saat kejadian tersebut berlangsung masyarakat menginformasikan ke Polsek Leuwiliang dan langsung direspon untuk mendatangi TKP.
” Namun sampai di TKP terduga (RW Hari alias Jepang dan Ormas BPPKB sudah tidak ada dilokasi,” katanya.
Sementara, Kepala Puskesmas Leuwisadeng Dokter Farida menjelaskan, RW Hari alias Jepang adalah pasien yang hendak berobat pada hari itu, pasien langsung ditangani/ dilayani team medis IGD Puskesmas dilakukanlah tindakan medis pemeriksaan pasien. Hasil diagnosa pasien harus di lakukan test laboratorium untuk menentukan penyakit apa yang diderita pasien.
” Namun karena menunggu hasil laboratorium lama pasien Hari pergi, kemudian kembali lagi ke IGD Puskesmas Leuwisadeng Jam 13.30 Wib dengan di dampingi Ormas BPPKB Leuwisadeng dan langsung pasien marah – marah,” katanya.
Setelah diterangkan permasalahannya, sambung Dokter Farida, Ormas membawa pulang pasien, terkait hal ini kami sudah melaporkan nya kepada Dinas Kesehatan. Yang kemudian pada hari Jum’at (26/4/24) ini dilakukan mediasi di Kecamatan Leuwisadeng yang dihadiri oleh Kapolsek Leuwiliang, Danramil Leuwiliang, Camat Leuwisadeng, Dinkes Kabupaten Bogor, Ketua BPPKB Ichwan dan RW Heri alias Jepang.
” Pada kesempatan tersebut Ketua BPPKB Kecamatan membenarkan adanya kesalahpahaman antara Hari dan dengan pihak IGD Puskesmas. Ketua Ichwan juga menyatakan jika Hari baru bergabung di Ormas BPPKB Kecamatan Leuwiliang,” jelasnya.
” Saat itu, tujuan Ichwan datang ke Puskesmas Leuwisadeng untuk mengkonfirmasi kepada pihak puskesmas karena mendapatkan laporan jika Hari tidak dilayani. Namun setelah Ketua Ichwan mendapatkan penjelasan dari pihak puskesmas, pihaknya pulang bersama anggota yang lain,” tutupnya.
*Mr.Apit









