AKTUALITA.CO.ID _ Wakil Kepala SMAN 3 Kota Bogor Dedi Des Nurmahdi mengakui proses PPDB di sekolahnya diwarnai banyaknya orang tua yang mendaftarkan anaknya dengan cara menumpang KK warga terdekat, namun hal tersebut dinilai sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Kemendikbud. Kamis (20/6/24).
Ditemui wartawan usai menerima pengaduan orang tua, Dedi mengungkapkan seluruh tahapan proses PPDB di sekolahnya berlangsung normal sesuai aturan yang berlaku. Termasuk jalur zonasi yang kini tengah diributkan kalangan orang tua.
” Bukan kita yang menyaring, tetapi sistem. Kami hanya memasukan ke dalam sistem, sesuai tidak dengan sistem,” ungkap Dedi kepada Wartawan.
Seperti yang diberitakan sebelumnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dari jalur zonasi di an 3 Kota Bogor dikeluhkan kalangan orang tua. Pasalnya banyak warga sekitar yang tidak diterima melalui jalur zonasi, sementara justru warga jauh yang diterima melalui jalur yang seharusnya untuk warga sekitar tersebut.
Dalam aksinya seorang warga bahkan nekat mengukur jarak sekolah dengan cara meteran manual. Dedi mengakui protes tersebut, namun dirinya tidak melakukan penyaringan karena seluruh proses dilakukan dengan sistem.
Siswa yang bisa diterima Deri hasil penyaringan paling jauh 722, sentra jarak diluar tersebut tidak diterima. Banyaknya warga luar yang bisa menembus sekolah favorit tersebut karena mereka menumpang KK di warga terdekat.
“Menumpang kk boleh, asal syaratnya sudah satu tahun,” lanjut Dedi.
*Rz/Ns









