AKTUALITA.CO.ID – Lomba karya tulis Jurnalistik, Fotografi, dan Videografi yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor yang sudah memasuki tahap penjurian di Hotel M-One, Sukaraja, Kabupaten Bogor, banyak mendapatkan berbagai pendapat positif.
Kali ini, Pendapat positif tersebut terlontar dari Taufik, salah satu juri profesional yang juga sebagai Jurnalis TV One ketika dihadirkan dalam penjurian dikategori Videografi. Dirinya menyebut, bahwa lomba karya Jurnalistik adalah program yang bagus.
“Ini adalah program bagus yah. Pertama mungkin berdampaknya ke remaja karena sekarang lagi ramai dunia digital,” ucap Taufik, Selasa (25/11/2025).
Dirinya menambahkan, program lomba karya Jurnalistik bisa menjadi wadah untuk menggali potensi-potensi di dunia digital, di dunia broadcasting.
“Seharusnya program ini berkelanjutan setaun sekali atau lebih, biar bisa menggali potensi-potensi pelajaran dan mahasiswa. Ini kan PWI yang punya hajat, apalagi PWI kan bisa membimbing terutama kalangan-kalangan muda,” ucapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, kalo bicara ideal, harusnya waktunya panjang biar bayak peserta yang lain, karena harus menggarap satu visual terutama videografi itu harus membutuhkan waktu.
“Namun, dari hasil tadi, sudah cukup anak-anak muda menampilkan hasil kreasi mereka, potensi-potensi juga sudah kelihatan,” ujarnya.
Dikesempatan yang sama, Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) Kabupaten Bogor melalui Dheni menyampaikan, kegiatan lomba karya tulis Jurnalistik yang digagas oleh PWI manfaatnya luar biasa.
Menurutnya, ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat luar biasa antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan insan pers , terutama PWI, SMSI dan IJTI dengan melakukan lomba foto, tulis dan vidio Jurnalistik.
“Ini memang bisa mengelaborasi kegiatan-kegiatan untuk mempromosikan pariwisata dan olahraga, dimana Kabupaten Bogor ini memiliki segudang potensi terutama di bidang pariwisata dan olahraga. Jadi memang luar biasa sekali kegiatan seperti ini dan memang seharusnya dilaksanakan secara berkelanjutan,” imbuhnya.
(Deni Dawer)









