AKTUALITA.CO.ID – Ketua KONI Kabupaten Bogor Arif Rochmawan yang akrab disapa Atep, mengunjungi pusat pelatihan atlet arung jeram binaan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Bogor di Sungai Cianten, Desa Cidokom, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan para atlet, pelatih, dan tim ofisial yang tengah menjalani program latihan intensif dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Selain bersilaturahmi, Bang Atep juga berdiskusi dengan jajaran pengurus FAJI Kabupaten Bogor guna mengetahui berbagai kendala yang dihadapi, sekaligus mendengar kebutuhan yang diperlukan untuk menunjang pembinaan dan prestasi atlet.
“Kita (KONI) ingin tahu apa saja yang menjadi kendala, kebutuhan, dan kekurangannya. Pelan-pelan akan kita penuhi,” ujarnya, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama KONI saat ini tidak hanya berfokus pada target prestasi di Porprov Jawa Barat 2026, tetapi juga menaruh perhatian besar terhadap proses regenerasi atlet di seluruh cabang olahraga.
Ia menegaskan, keberhasilan olahraga daerah tidak hanya diukur dari raihan medali, tetapi juga dari keberlanjutan pembinaan atlet muda yang akan menjadi penerus prestasi Kabupaten Bogor di masa mendatang.
“Kalau bicara juara umum, itu mungkin keinginan semua cabor. Tapi sekali lagi, Bupati Bogor dan KONI ingin bagaimana kita bisa meningkatkan regenerasi atlet,” tegasnya.
Meski begitu, Atep memastikan KONI Kabupaten Bogor tetap berkomitmen memberikan dukungan kepada seluruh cabang olahraga yang berjuang mengharumkan nama daerah, termasuk FAJI yang selama ini menghadapi sejumlah keterbatasan.
“Saya percaya kepada teman-teman cabor. Kita (KONI) tidak akan meninggalkan mereka. Kita tetap akan membantu, termasuk FAJI yang selama ini terkendala perlengkapan untuk berlatih dan bertanding,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris FAJI Kabupaten Bogor Byan Firmansyah mengungkapkan sejumlah tantangan yang saat ini dihadapi organisasinya dalam persiapan menuju Porprov Jawa Barat 2026.
Menurutnya, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah pengadaan perlengkapan latihan dan pertandingan yang sudah mulai mengalami penurunan kualitas akibat usia pemakaian.
“Perlengkapan yang ada saat ini sebenarnya masih bisa digunakan, tetapi sudah tidak layak. Seperti perahu, dayung, life jacket atau pelampung, dan perlengkapan lainnya. Semuanya merupakan peninggalan dari Porprov 2022,” jelas Byan.
Ia menyebutkan, FAJI Kabupaten Bogor setidaknya membutuhkan lima hingga enam unit perahu baru untuk menunjang program latihan dan kebutuhan saat bertanding nanti.
Selain itu, FAJI juga masih menghadapi kendala teknis dalam mobilisasi atlet dan perlengkapan menuju titik awal latihan.
“Kita juga terkendala dalam pelaksanaan teknis, terutama saat menuju titik start latihan yang jaraknya sekitar 10 kilometer dari titik finish. Sampai saat ini kita masih menyewa kendaraan pick up untuk operasional,” terangnya.
Di tempat yang sama, Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) FAJI Kabupaten Bogor Amin menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan Ketua KONI Kabupaten Bogor kepada atlet arung jeram.
Menurutnya, kehadiran langsung pimpinan KONI di lokasi latihan menjadi suntikan semangat bagi para atlet yang tengah mempersiapkan diri menghadapi ajang olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.
“Saya berharap kunjungan Ketua KONI ini bisa menjadi motivasi bagi para atlet, karena latihan mereka dilihat langsung,” ujar Amin.
“Kami juga berharap dukungan moral dari KONI agar FAJI bisa memberikan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Bogor, sekaligus terus menjalankan program regenerasi atlet secara berkelanjutan,” pungkasnya.
(Retza)









