Aktualita.co.id- Pemerintah Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor melakukan upaya pencegahan Pedagang Kaki Lima (PKL) berdagang kembali di sekitar Flyover Cileungsi pasca penertiban beberapa waktu lalu dengan memasang 16 tong kaleng berisi batu, Jumat (25/07/25).

“Hari ini kami Pemerintah Kecamatan Cileungsi melaksanakan penataan pasca menertibkan PKL di sekitar Ramayana Cileungsi bersama dengan Satpol PP Kecamatan Cileungsi kemudian juga para Staff Kecamatan dan unsur Linmas dari Desa Cileungsi dan Cileungsi Kidul dengan melakukan pembuatan, pemasangan tong-tong kaleng yang kami isi dengan batu, dan insya Allah nanti ke depan kita akan cek warna merah putih sehingga terlihat bagus dan estetika. Hal ini kami lakukan dalam upaya mencegah agar tidak terjadi lagi para pedagang kaki lima berjualan di tempat-tempat yang tidak sesuai dengan ketentuan,” tutur Camat Cileungsi, Adi Henryana kepada aktualita.co.id.
Lanjut Adi Henryana memohon dan meminta dukungannya dari seluruh sahabat dan warga Kecamatan Cileungsi, agar upaya pencegahan yang dilakukan bisa berdampak baik untuk menjaga lingkungan disekitar Pasar Cileungsi.
“Semoga upaya kita dalam menertibkan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar Pasar Cileungsi, Ramayana Cileungsi termasuk juga Flyover bisa terus kita lakukan,” ucapnya.
Dikesempatan yang sama, Kepala Unit (Kanit) Satpol PP Kecamatan Cileungsi, Suryadi menambahkan, upaya pencegahan agar PKL tidak kembali berjualan dilokasi tersebut, menurutnya, anggota Satpol PP Kecamatan Cileungsi berpatroli selamat 24 jam secara bergantian.
“Kita pantau terus selamat 24 jam oleh para anggota Satpol PP Kecamatan. Dan apabila ada PKL yang masih membandel buka kembali lapak dagangnya dilokasi itu, kita akan tertibkan kembali,” tegasnya.
Selain itu, Suryadi juga mengajak kepada pihak-pihak terkait untuk berkolaborasi menjadikan Flyover Cileungsi menjadi bersih dan tidak terlihat semrawut.
“Untuk penertiban PKL itu memang adalah tugas kami dari Satpol PP, tapi selain PKL juga ada yang membuat Flyover Cileungsi itu Semrawut, salah satunya adalah banyaknya armada angkutan umum yang mengetem di Flyover. Saya juga mengajak kepada Dinas Perhubungan untuk kita berkerjasama menata Flyover Cileungsi seperti yang diinginkan masyarakat Cileungsi dengan menertibkan terminal bayangan yang ada di Flyover Cileungsi,” tutupnya.
(Deni Dawer)









