AKTUALITA.CO.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor mengklaim telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni sebesar Rp120 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas jenjang SD dan SMP pada Tahun 2025.
Anggaran tersebut difokuskan untuk meningkatkan kualitas sarana prasarana pendidikan di wilayah Bumi Tegar Beriman.
Rincian kegiatan yang akan berjalan pada 2025 meliputi pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SD sebanyak 18 kegiatan, rehabilitasi ruang kelas di 37 SD atau total 121 ruang kelas, rehabilitasi toilet, perpustakaan, dan ruang guru di 37 sekolah, serta rehabilitasi dan pembangunan RKB untuk tingkat SMP sebanyak 8 kegiatan.
Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpas) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta, mengatakan bahwa peningkatan fasilitas pendidikan diproyeksikan hampir seluruhnya rampung pada 2025.
“Kalau APBD murni hampir semua selesai. Jika bicara data, kurang lebih di bidang Sarpas ada tiga sesi untuk pembangunan SD, yakni 18 RKB. Kemudian rehab toilet, perpustakaan dan ruang guru sebanyak 37 kegiatan. Untuk rehab ruang kelas ada di 37 sekolah, atau total kurang lebih 121 ruang kelas yang direhabilitasi,” ujarnya saat mengunjungi SDN 5 Gunung Putri. Minggu (7/12/25)
Sementara untuk jenjang SMP, terdapat 8 kegiatan pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas yang seluruhnya bersumber dari APBD murni 2025.
Namun, Yanto mengungkapkan bahwa terdapat dua proyek sekolah yang mengalami keterlambatan dan dikenakan denda sesuai Perpres, dengan perpanjangan waktu 50 hari berdasarkan surat penyelesaian pekerjaan.
“Ada dua sekolah yang di APBD murni belum selesai, jadi mereka mendapat perpanjangan waktu. Progresnya sekarang sudah mencapai 85 persen. Semoga satu atau dua minggu ke depan sudah selesai,” tutupnya.
(Pandu)









