AKTUALITA.CO.ID – Presenter dan aktor Dwi Andhika baru-baru ini membagikan kabar kurang menyenangkan mengenai kondisi kesehatannya. Pria kelahiran Bandung, 3 April 1986 ini dikenal sebagai sosok multitalenta—seorang aktor, presenter, model, sekaligus pengusaha.
Namanya mulai dikenal publik setelah menjadi juara favorit dalam ajang pemilihan cover boy tahun 2000, kemudian membawakan acara remaja populer Planet Remaja.
Sejak itu, kariernya terus menanjak melalui berbagai sinetron dan program televisi.
Dwi Andhika mengisahkan bahwa awalnya ia hanya mengalami gejala tipes. Namun, kondisi tubuhnya justru semakin memburuk.
Ia mulai merasakan pembengkakan di bagian kaki yang kian parah hingga akhirnya harus dibawa ke rumah sakit.
“Awalnya cuma tipes, tapi kok kaki makin bengkak sampai kayak ada benjolan besar di paha. Setelah diperiksa, ternyata aku kena infeksi jaringan lunak yang cukup dalam,” ujar Dwi saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.
Infeksi tersebut ternyata cukup berbahaya karena berada di area dekat saraf dan pembuluh darah.
Dokter pun memutuskan untuk melakukan tindakan operasi selama dua jam demi mengangkat infeksi tersebut.
“Proses operasinya lumayan lama, sekitar dua jam, karena posisinya di dekat getah bening dan saraf. Jadi memang agak serius,” tuturnya.
Pemulihan yang Berat Secara Fisik dan Mental
Setelah menjalani operasi, Dwi Andhika harus beristirahat total selama hampir sebulan. Kondisi itu sempat membuatnya merasa terpukul secara mental karena tidak bisa beraktivitas seperti biasa.
“Selama sebulan aku benar-benar istirahat. Badan lemas, dan mental juga agak drop. Teman-teman di Insert sampai bilang kangen sama Dwi Andhika yang rame, karena aku jadi pendiam banget,” ungkapnya.
Meski begitu, kini kondisinya berangsur membaik. Ia sudah mulai kembali bekerja dan beraktivitas ringan, meski stamina belum sepenuhnya pulih.
“Sekarang udah jauh lebih baik, tapi tenaga belum balik seratus persen. Kadang masih gampang capek, tapi setidaknya udah bisa beraktivitas lagi,” katanya.
Dwi Andhika menuturkan bahwa pengalaman ini menjadi pengingat penting untuk lebih memperhatikan kesehatan di tengah kesibukan.
“Kadang kita terlalu semangat kerja sampai lupa kalau tubuh juga butuh istirahat. Sekarang aku belajar buat lebih peka sama kondisi badan sendiri,” tutupnya dengan senyum.









