AKTUALITA.CO.ID_ Hari pertama libur panjang Isra Mi’raj dan Imlek, Rest Area Gunung Mas di kawasan Puncak terpantau sepi pengunjung. Kondisi tersebut dikeluhkan oleh beberapa pedagang dan pengunjung yang berharap rest area ini bisa menjadi tempat singgah favorit saat musim liburan.
Seorang pedagang makanan di rest area Gunung Mas Titin (46) mengungkapkan, beberapa kekurangan di lokasi ini, yang salahsatunya menjadi perhatian adalah kurangnya fasilitas toilet yang mudah diakses.
“Kalau di sini, toiletnya jauh, ada di blok dua. Kalau di blok sini belum ada, jadi kasihan pengunjung kalau hujan harus jalan jauh,” ungkapnya kepada Aktualita.co.id. Sabtu (25/1/25).
Selain itu, Titin menambahkan, bahwa masalah air mati sering terjadi di toilet dan wastafel, terutama saat hujan di Rest Area Gunung Mas Puncak.
“Alasannya katanya air dari PDAM sering kotor kalau hujan, jadi dimatikan dulu,” terangnya.
Menurut Titin, kondisi rest area yang sepi pengunjung tersebut sudah terlihat sejak libur panjang Nataru lalu.
“Sebenernya pengennya kaya di pinggir jalan, libur panjang kan biasanya ada rezeki lebih. Tapi di sini, kalau dapet Rp300 ribu aja sudah alhamdulillah, beda sama di pinggir jalan yang bisa dapet Rp500 ribu,” ujarnya.
“Saya berharap agar pemerintah lebih mempromosikan rest area ini, terutama karena tempat wisata baru yang dibuka di sekitarnya. Walaupun kalau malam minggu lumayan ramai karena ada live music, tapi kalau hujan ya tetap sepi,” jelasnya.
Salah satu pengunjung rest area Sarah (40), s mengucapkan, dirinya ke Rest Area Gunung Mas karena keindahan pemandangan dan kenyamanannya.
“Pemandangannya indah, bersih, nyaman buat pengunjung. Harganya juga pas di kantong, murah, enggak seperti yang dibayangkan orang kalau di sini mahal,” kata Sarah yang datang bersama temannya dari Puncak Pass.
“Tapi sayang, air toilet hari ini mati, itu yang kurang. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih maju dan ramai,” harapnya.
“Saya berharap Rest Area Gunung Mas mendapat perhatian lebih dari pemerintah untuk meningkatkan fasilitas dan promosi tempat ini. Supaya menjadi tempat singgah yang lebih nyaman dan ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat libur panjang,” tutupnya.
(pandu)









