AKTUALITA.CO.ID _ Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor Hery Antasari mengajak seluruh stakeholder untuk berkolaborasi dalam menentukan prioritas pembangunan di wilayah Bogor Selatan. Ajakan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Bogor Selatan yang digelar di Eka Wedding Gallery, Jalan Rancamaya, Kelurahan Rancamaya, Kota Bogor.
Pada kesempatan tersebut, Hery menekankan pentingnya dialog terbuka dan partisipasi aktif dari semua pihak dalam menyusun rencana pembangunan.

“Saya mengajak kita semua untuk terus berkolaborasi dalam menyusun perencanaan yang efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan. Pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan hanya bisa tercapai apabila perencanaan dilakukan dengan melibatkan semua pihak secara maksimal,” ujar Hery.
Menurutnya, Musrenbang adalah forum strategis untuk merumuskan program pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan dan aspirasi masyarakat di tingkat kecamatan. Namun, ia mengakui bahwa forum ini sering kali dianggap remeh oleh sebagian pihak.
“Selama 16 tahun saya bertugas di Bappeda dan 2,5 tahun di Bappenas, saya sudah sangat paham masalah dan dinamikanya. Kegiatan Musrenbang ini digelar karena anggaran APBD terbatas, jadi dipilih mana kegiatan atau program yang prioritas untuk ditangani,” jelasnya.
“Pada tahun ini, APBD Kota Bogor mencapai Rp 2,9 triliun. Dengan anggaran tersebut, Pemkot Bogor akan memfokuskan pada kegiatan prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor terpilih Jenal Mutaqin menyampaikan harapannya agar seluruh pihak bersinergi untuk menyamakan visi dan misi pemerintahan Dedie-Jenal dalam membantu masyarakat Kota Bogor.
“Sesuai janji politik kami, regulasi akan dibuat untuk memungkinkan subsidi bagi sekolah-sekolah PKBM. Sekolah paket bisa menjadi alternatif bagi anak-anak yang putus sekolah agar bisa melanjutkan pendidikan, sehingga angka IPM Kota Bogor meningkat,” ungkapnya.
“Mari kita jalin kolaborasi untuk lima tahun ke depan agar Bogor lebih baik dan lebih maju,” ajaknya.
(rezza apit)









