AKTUALITA.CO.ID – DinarStandart merilis peringkat The Global Islamic Economy Indicator dalam State of the State of Global Islamic Economy (SGIE) Report 2023. Pada rilis tersebut, Indonesia naik satu peringkat di posisi ketiga setelah Malaysia dan Arab Saudi.
“Indonesia naik ke posisi ketiga secara keseluruhan peringkat GIEI dan mempertahankan posisi kedua dalam industri makanan halal dan mempertahankan posisi ketiga pada indikator fesyen dan mode,” kata Senior Partner of DinarStandard Sayd Farook dikutip dari RMOL, Rabu (27/12/2023).
Dalam laporan SGIE, Indonesia naik secara signifikan dalam indikator media dan rekreasi halal menjadi peringkat keenam. Sebelumnya, Indonesia tidak masuk dalam 10 besar pada kategori ini.
Indonesia turun satu peringkat dari posisi keenam menjadi ketujuh dari sisi keuangan syariah. Untuk makanan halalnya, Indonesia masih mempertahankan peringkat ke-2, hanya kalah dari Malaysia.
Dari sisi fesyen halal, Indonesia menempati urutan ke-3, masih kalah dari Turki dan Malaysia. Dari sisi industri obat-obatan dan kosmetik halal, Indonesia naik tiga peringkat menjadi rangking 5.
“Indonesia memiliki pasar muslim besar karena mayoritas penduduknya beragama Islam. Namun bukan hanya kehalalan produk yang terpenting, tapi juga kualitas produknya harus juga diperhatikan,” ujar Sayd.
** yev/rmol









