Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Jangan Lupa, 5 Kebiasaan Ini Bahayakan Mata

sayyev by sayyev
June 8, 2023
in Pendidikan dan Kesehatan
0
Jangan Lupa, 5 Kebiasaan Ini Bahayakan Mata

ilustrasi

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Mata termasuk organ penting yang mesti dijaga kesehatannya, karena mata juga menggambarkan kesehatan secara keseluruhan tubuh.

Namun seiring waktu terkadang kita abai bahkan melakukan kesalahan yang kerap tanpa disadari bisa mengganggu kesehatan mata.

Berikut ini dikutip dari RMOL, Kamis (8/6/2023), beberapa kebiasaan umum yang sebenarnya bisa mengganggu kondisi mata.

Berita lainnya

Pemkab Bogor Resmikan Tiga Layanan Baru RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA hingga Kemoterapi

Sekda Ajat di Smartren SMAN 2 Cibinong: Pintar Saja Tidak Cukup

Sepanjang 2025, 28.400 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Bogor: 99 Persen Sudah Diobati

1. Melewatkan pemeriksaan rutin

Menurut Christopher Starr, dokter mata di Weill Cornell Medicine, banyak orang berpikir jika mereka tidak memiliki masalah dengan penglihatan. Jadi, merasa tidak perlu mengunjungi dokter mata secara teratur. “Dan itu adalah kesalahpahaman yang sangat besar,” kata Starr, kepada laman Today, dikutip Rabu (7/6/2023).

Bahkan, jika Anda memiliki penglihatan 20/20 alias mampu melihat jelas dalam jarak enam meter, penting untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin, terutama seiring bertambahnya usia. Pemeriksaan mata melibatkan tes untuk menilai penglihatan dan memeriksa bagian mata terkait tanda-tanda penyakit, yang hanya dapat dilakukan oleh dokter mata. Beberapa orang mungkin memerlukan pemeriksaan mata lebih sering berdasarkan faktor risiko dan gejala mata lainnya.

2. Mengucek mata

Ketua oftalmologi di Scheie Eye Institute, Penn Medicine, dr Bennie Jeng, mengatakan bahwa mengucek mata secara berlebihan atau terus menerus, dapat menyebabkan kerusakan permanen dan meningkatkan risiko infeksi bakteri di tangan. Mengucek mata juga telah dikaitkan dengan kondisi yang disebut keratoconus. Ini terjadi ketika kornea menjadi tipis dan cacat sehingga dapat menyebabkan penglihatan kabur atau sensitivitas cahaya, menurut Mayo Clinic.

3. Jarang memakai kacamata hitam

Salah satu kesalahan terbesar yang menurut para ahli, kerap dilakukan banyak orang sepanjang tahun, adalah jarang memakai pelindung mata. Baik itu karena tidak memakai kacamata hitam yang tepat atau tidak cukup sering memakainya, orang sering lupa betapa pentingnya melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet (UV), menurut dr Rudrani Banik, dokter mata di New York Eye and Ear Infirmary of Mount Sinai.

Dalam jangka pendek, paparan sinar UV yang berkepanjangan dapat menyebabkan mata kering dan iritasi atau bahkan terbakar sinar matahari. Seiring waktu, paparan sinar UV mata dapat merusak kornea dan menyebabkan katarak, degenerasi makula, masalah penglihatan, dan kanker pada mata serta kelopak mata.

Saat membeli kacamata hitam, carilah stiker yang bertuliskan 100 persen UVA dan UVB blocking atau UV 400. Sebenarnya, kacamata hitam juga diperlukan saat mendung, bahkan ketika ada salju.

4. Terlalu sering salah pakai obat tetes mata

Beberapa obat tetes mata populer yang diiklankan untuk menghilangkan kemerahan sebenarnya dapat memperburuk gejala. Padahal, sebagian orang justru kerap menggunakannya secara berlebihan.

Menurut dr Banik, tetes mata dengan vasokonstriktor (seperti naphazoline dan tetrahydrozoline) dapat meredakan kemerahan atau ketidaknyamanan untuk sementara. Hanya saja, obat itu tidak mengobati gejala.

Obat tersebut bisa menyempitkan pembuluh darah, dan cepat mengurangi kemerahan secara visual, tetapi juga membatasi aliran darah ke mata. Jadi tidak disarankan untuk penggunaan sehari-hari. Vasokonstriktor hanya boleh digunakan sesekali ketika benar-benar dibutuhkan sebagai pertolongan cepat.

5. Tidur atau berenang dengan lensa kontak

“Risiko infeksi akibat tidur dengan lensa kontak Anda meningkat secara eksponensial, terlepas lensa itu dapat dipakai semalaman atau tidak,” kata dr Jeng.

Hal itu dapat menyebabkan ulkus kornea yang dapat mengakibatkan kerusakan permanen serta hilangnya penglihatan. Hal yang sama berlaku untuk berenang, apa pun jenis airnya. Jadi, sebisa mungkin hindari tidur dan berenang dengan masih menggunakan lensa kontak.

**yev

Tags: kebiasaaan bahayakan mata
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

Pemkab Bogor Resmikan Tiga Layanan Baru RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA hingga Kemoterapi

by Arsyit Syarifudin
March 4, 2026
0
Pemkab Bogor Resmikan Tiga Layanan Baru RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA hingga Kemoterapi

AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kali ini, tiga fasilitas dan layanan baru resmi dioperasikan di RSUD Bakti Pajajaran, Cibinong,...

Read more

Sekda Ajat di Smartren SMAN 2 Cibinong: Pintar Saja Tidak Cukup

by Arsyit Syarifudin
March 4, 2026
0
Sekda Ajat di Smartren SMAN 2 Cibinong: Pintar Saja Tidak Cukup

AKTUALITA.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, memberikan suntikan motivasi bagi ratusan siswa SMAN 2 Cibinong dalam kegiatan Smartren Ekologi Takzim di Masjid Nurul Wathon,...

Read more

Sepanjang 2025, 28.400 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Bogor: 99 Persen Sudah Diobati

by Arsyit Syarifudin
February 26, 2026
0
Sepanjang 2025, 28.400 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Bogor: 99 Persen Sudah Diobati

AKTUALITA.CO.ID – Sebanyak 28.400 lebih kasus tuberkulosis (TBC) ditemukan di Kabupaten Bogor sepanjang tahun 2025. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, saat menerima kunjungan...

Read more

Indonesia Darurat TBC, Kasus Tertinggi Kedua di Dunia Setelah India

by Arsyit Syarifudin
February 26, 2026
0
Indonesia Darurat TBC, Kasus Tertinggi Kedua di Dunia Setelah India

AKTUALITA.CO.ID - Negara Republik Indonesia saat ini menempati posisi kedua di dunia dengan jumlah kasus tuberkulosis (TBC) tertinggi berdasarkan populasi. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan RI,...

Read more

Kemenkes Terima Notifikasi Kasus Campak dari Australia, Perkuat Surveilans di Jawa Barat

by Arsyit Syarifudin
February 23, 2026
0
Kemenkes Terima Notifikasi Kasus Campak dari Australia, Perkuat Surveilans di Jawa Barat

AKTUALITA.CO.ID – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menerima notifikasi resmi dari otoritas kesehatan Australia terkait satu kasus campak yang memiliki riwayat perjalanan dari Indonesia. Pemberitahuan tersebut disampaikan melalui...

Read more
Next Post
THE Rilis 32 Universitas Terbaik di Indonesia

THE Rilis 32 Universitas Terbaik di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Desa Sukawangi Diklaim Kehutanan, Kemenhut dan Pemkab Bogor Memilih Diam

Desa Sukawangi Diklaim Kehutanan, Kemenhut dan Pemkab Bogor Memilih Diam

June 17, 2025
Deteksi Penyakit, Sukamakmur Medical Center Gandeng IPSM Jelajahi Desa

Deteksi Penyakit, Sukamakmur Medical Center Gandeng IPSM Jelajahi Desa

November 16, 2025
Ranmor di Gunung Sindur Berhasil di Bekuk

Ranmor di Gunung Sindur Berhasil di Bekuk

May 16, 2024

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW