AKTUALITA.CO.ID – Kondisi Jembatan Leuwiraji yang berada di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor sudah sangat memprihatinkan. Jembatan Leuwiranji merupakan akses vital aktivitas warga, bukan hanya dilewati oleh kendaraan milik warga. Namun, jembatan tersebut juga merupakan akses bagi lalu lalangnya mobil tambang.
Salah satu warga Gunung Sindur, Haris (33) mengaku senang jika jembatan tersebut dibenahi. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan akses vital warga, pun ada jalan lain yang merupakan alternatif jaraknya cukup lumayan jauh dan harus memutar.
“Bisa, Cuma harus muter. Tapi, untuk kebaikan semua dan untuk memperbaiki jalan utama gak apa-apa yang penting nanti hasinya jembatan bagus dan nyaman,” tukasnya.
Sementara, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor, Gantara Lenggana menyampaikan, bahwa proses pemeliharaan dilaksanakan selama 1,5 bulan dengan total anggaran Rp4,8 miliar. Selama masa pekerjaan, akan diberlakukan penutupan total Jembatan Leuwiranji mulai 13 Desember hingga 31 Desember 2025.
Menurunya, Pekerjaan ini dilaksanakan kerjasama dengan oleh PT Aulian Putra Konstruksi dengan pengawasan penuh dari DPUPR Kabupaten Bogor untuk memastikan mutu pekerjaan serta keberlanjutan fungsi jembatan ke depan.
“Untuk itu kami himbau kepada masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif selama masa penutupan,” ungkapnya.
“ Pemerintah berkomitmen menyelesaikan pekerjaan tepat waktu agar konektivitas dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal,” tutup Gantara.
(redaksi)









